Showing posts with label Banjir. Show all posts
Showing posts with label Banjir. Show all posts

Thursday, January 2, 2020

Melihat Lagi Bersihnya Banjir Jepang | PT Rifan Finanicindo

PT Rifan Finanicindo  -  Banjir melanda Kota Jakarta, airnya bgeitu cokelat dan banyak sampah. Di Jepang berbeda, banjirnya begitu bersih.

Hari pertama di tahun baru 2020, Jakarta dilanda banjir. Penyebabnya, hujan terus-menerus pada dinihari (1/1/2020), yang membuat pagi harinya beberapa kawasan di Jakarta terendam air.

Airnya begitu cokelat dan begitu banyak sampah yang hanyut. Beberapa akses sempat lumpuh dan warga diungsikan.

Melihat Lagi Bersihnya Banjir Jepang(Rachman Haryanto/detikcom)

Bicara soal banjir, di fase akhir tahun 2019 kemarin, banjir di Jepang mencuri perhatian. Banjirnya sampai viral sempat airnya bersih banget!

Banjir di Jepang tersebut terjadi setelah Negeri Sakura dihantam topan Hagibis. Tepatnya di hari Selasa (12/10/2019).

Sehari setelahnya, beberapa wilayah di Jepang dilanda banjir. Lalu, Twitter dibuat heboh oleh salah seorang postingan netizen Jepang dengan nama Twitter Mamy atau @KFMXmGcnE6PaHv4. Dia memposting sebuah foto suasana banjir dari balkon rumahnya.

Ditelusuri detikcom, Mamy menyatakan bahwa dia tinggal di Nishijima, Suruga-ku, Shizuoka. Netizen lainnya pun terkejut dengan banjirnya yang begitu bersih.

Melihat Lagi Bersihnya Banjir JepangFoto: (@KFMXmGcnE6PaHv4/Twitter)

Tak hanya viral di Jepang, forum Facebook dan media TNN Channel 16 Thailand pun ikut meramaikan unggahan foto tersebut. Dijelaskan, kalau pemerintah setempat telah memberikan imbauan pada masyarakat di sana sekitar 3-4 hari sebelum Topan Hagibis tiba.

Dalam imbauannya, pihak Pemerintah Jepang meminta masyarakat di area terdampak untuk mengangkut sampah termasuk pot tumbuhan di lantai untuk menanggulangi sampah mengapung ke aliran sungai. Saluran air pun juga diimbau untuk dibersihkan, agar nantinya tak ada halangan apabila banjir bandang akibat Topan Hagibis tiba.

Melihat Lagi Bersihnya Banjir JepangFoto: (@KFMXmGcnE6PaHv4/Twitter)


Soal kebersihan, Jepang memang juara. Bagi orang Jepang, kebersihan adalah suatu kebanggaan dan menyangkut harga diri mereka. Mereka tak mau dicap sebagai orang dan sebagai negara yang kotor, apalagi mereka sangat menjaga harga dirinya.

Sejak dini, anak-anak di Jepang diajarkan tentang kebersihan mulai dari di rumah, sekolah hingga lingkungan. Simpel saja, kalau lingkungan kotor bisa merusak pemandangan dan jadi sumber penyakit.

Mungkin suatu saat nanti, banjir di Jakarta bisa sebersih di Jepang sana..
Sumber: travel.detik
PT Rifan Finanicindo

Tuesday, November 6, 2018

Banjir Landa Kuansing Riau, Ribuan Rumah Tergenang Air | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo - Curah hujan yang cukup tinggi membuat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Riau dilanda banjir. Tercatat ada 2.949 rumah terdampak banjir.

"Dari data yang kita kumpulkan ada 2.949 rumah terdampak banjir dari luapan sungai Kuantan. Ada 9 kecamatan saat ini yang terkena banjir," kata Kapolres Kuansing AKBP Muhammda Mustofa kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Mustofa menjelaskan, kondisi banjir ini paling parah pada warga desa yang ada di sepanjang bantaran sungai Kuantan. Ketinggian air akibat luapan banjir ada yang mencapai 1,5 meter. Sebagian lagi rata-rata mencapai 60 cm hingga 90 cm.

"Walau rumah warga saat ini terkepung banjir, belum ada yang mengungsi, tidak ada korban jiwa. Mereka hanya menyelamatkan barang-barangnya untuk dibawa ke lokasi yang tidak terkena babjir," kata Mustofa.

Walau belum ada yang mengungsi, namun pihak Polres Kuansing telah mendirikan tenda darurat untuk menampung warga bila nantinya harus meninggalkan rumahnya.

"Warga belum mengungsi, karena sebagian besar rumah di bantaran sungai berbentuk panggung. Walau demikian, kita tetap persiapkan tenda untuk penampungan," katanya.

Kapolres Kuansing ini telah mengintruksikan ke jajarannya untuk tetap memantau lokasi banjir karena curah hujan masih tinggi. Pihak kepolisian juga memberikan bantuan berupa sembako ke warga yang terkena banjir. 

"Anggota kita di lapangan juga membantu warga yang menyelamatkan barang-barangnya untuk dibawa ke tempat yang aman," kata Mustofa

"Ada 1.500 hektare sawah masyarakat kini teredam air. Kondisi sawah yang terdampak banjir kini tidak bisa dikelola masyarakat," tutup Mustofa. 

Sumber: news.detik
PT Rifan Financindo