Thursday, February 13, 2020

Urus Izin Usaha di RI Masih Ruwet! | PT Rifan Finanicndo

Infografis EODB 2018

PT Rifan Finanicndo  -   Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB) ditingkatkan menjadi posisi ke 40. Dia tak puas dengan peringkat Indonesia saat ini yang berada di posisi ke-73.

Jokowi pun mengumpulkan para menteri dan menggelar rapat terbatas (ratas) khusus untuk membahas akselerasi peningkatan kemudahan berusaha.

"Kembali kita berbicara mengenai akselerasi peningkatan kemudahan berusaha. Kita tahu posisi kita sekarang 73, meskipun kalau kita lihat dari 2014 berada pada posisi 120 sebuah lompatan yang baik. Tapi saya minta agar kita berada pada posisi di 40," ujarnya di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Jokowi menilai memulai usaha di Indonesia masih terbilang ruwet dan membutuhkan waktu yang panjang. Dia ingin Indonesia melampaui China terkait hal itu.

"Masalah utama yang harus kita benahi adalah prosedur yang ruwet dan waktu yang panjang," ujarnya saat membuka ratas dengan topik Akselerasi Peningkatan Kemudahan Berusaha di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Jokowi mencontohkan untuk memulai usaha di Indonesia membutuhkan setidaknya 11 prosedur dengan waktu yang dibutuhkan 13 hari. Menurutnya hal itu masih kalah dengan China. "Kalau kita bandingkan dengan Tiongkok prosedurnya hanya 4 waktunya hanya 9 hari. Artinya kita harus lebih baik dari mereka," ujarnya.

Dia juga meminta agar kemudahan berusaha tidak hanya ditujukan untuk pelaku usaha menengah dan besar saja, tapi juga diutamakan untuk usaha mikro dan usaha kecil.
"Agar fasilitas kemudahan berusaha ini diberikan kemudahan-kemudahan baik dalam penyederhanaan maupun mungkin tidak usah izin tetapi hanya registrasi biasa," tambahnya.

Bagaimana caranya?

Untuk meningkatkan peringkat EoDB Indonesia menurut Jokowi ada beberapa hal yang akan menjadi fokus terutama memperbaiki indikator yang peringkatnya masih di atas 100. Seperti peringkat dalam memulai usaha atau starting business RI yang masih di peringkat 140.

Selain itu indikator dealing with construction permit atau izin konstruksi Indonesia juga masih di posisi 110.
"Registering property ini justru naik ke 106 tolong dilihat lagi, kemudian trading across border ini juga stagnan di 116 tolong dilihat yang berhubungan dengan ini," tambah Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga meminta para menterinya untuk fokus memperbaiki dua indikator yang peringkatnya sudah di bawah 100 tapi justru mengalami penurunan peringkat. Seperti indikator kemudahan memperoleh pembiayaan atau gettiny credit yang peringkatnya dari 44 justru ke 48.

Jokowi juga minta agar indikator penangan kepailitan (resolving insolvency) diperbaiki. Sebab posisi Indonesia di indikator itu memburuk.
"Berkaitan dengan resolving insolvency dari 36 ke 38. Sudah 36 kok naik lagi, ini berkaitan dengan kebangkrutan," tuturnya.

Dia juga secara khusus meminta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk membuat papan monitor dan evaluasi terkait investasi. Hal itu untuk mengawasi secara berkala guna bisa dilakukan perbaikan dari indikator-indikator tersebut.
"Masalah utama yang harus kita benahi adalah prosedur dan waktu yang harus disederhanakan," tuturnya.

Sri Mulyani bisa mewujudkannya?

Ada beberapa pekerjaan rumah yang diberikan Jokowi kepada para menterinya. Salah satunya meningkatkan salah satu indikator EoDB Indonesia yang nilainya masih di atas 100. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dari sisi kementeriannya akan fokus pada kemudahan membayar pajak.

"Kalau dari saya umpamanya kemudahan membayar pajak itu ada 4 komponen berapa kali harus bayar pajak dalam satu tahun, berapa lama harus isi formulir dan lain-lain," ujarnya.
Menurutnya, Kemenkeu sudah melakukan perbaikan fundamental yang disematkan dalam RUU Omnibus Law Perpajakan. Jika diketok di DPR, Sri Mulyani yakin akan memperbaiki skor mengenai tarif perpajakan yang kompetitif dalam EoDB.

"Itu akan membantu tahun depan. Tapi tahun ini ada beberapa hal yang cukup bagus," ujarnya.

Jokowi juga menyinggung tentang peringkat dalam indikator trading across border atau perdagangan antara negara. Dalam indikator ini peringkat Indonesia stagnan di 116.
"Untuk trading across border, Bea Cukai dengan Kemenhub dengan pelabuhan sudah mencoba memperbaiki. Namun mungkin kita perlu ada perbaikan fundamental. Jadi artinya bagus kalau ini sudah membaik. Memberi tekanan reformasi birokrasi, regulasi, seperti yang bapak presiden sampaikan yang lebih mudah lebih simpel. Sehingga masyarakat dan bisnis itu menikmati pelayanan yang baik," kata Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani perbaikan dari sisi trading across border dilakukan dengan menurunkan dwelling timer atau waktu bongkar muat kapal di pelabuhan. Termasuk juga biaya yang dikeluarkan untuk mengukur efisiensi.

"Sekarang perlu integrasi sistem logistik secara keseluruhan. Tidak mungkin di pelabuhan diperbaiki, tanpa diluar pelabuhan diperbaiki juga," tuturnya.


Sumber: Finance.detik
PT Rifan Finanicndo

Wednesday, February 12, 2020

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 12 Februari 2020 | PT Rifan Financindo

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 12 Februari 2020

PT Rifan Financindo  -  Kilap emas tampak mulai memudar. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) berbalik melemah pada hari Rabu (12/2/2020) setelah menguat dalam tiga hari berturut-turut.
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam berada di level Rp774.000 per gram, turun Rp2.000 per gram dari perdagangan sebelumnya di level Rp776.000 per gram.
Untuk satuan terkecil 0,5 gram, emas batangan Antam ujuga ditetapkan lebih rendah seharga Rp411.500. Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.
Adapun, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga turun dari posisi sebelumnya. Saat ini, harga buyback dipatok pada kisaran Rp689.000 per gram, turun Rp3.000 dari perdagangan sebelumnya.
Harga buyback ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017 penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). PPh 22 atas transaksi  buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga emas batangan Antam hari ini, 12 Februari 2020:
Harga emas 24 karat Antam hari ini, 12 Februari 2020
UkuranHarga
0,5 gramRp 411.500
1 gramRp 776.000
2 gramRp 1.497.000
3 gramRp 2.224.000
5 gramRp 3.690.000
10 gramRp 7.315.000
25 gramRp 18.180.000
100 gramRp 72.500.000

sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Tuesday, February 11, 2020

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 11 Februari 2020 | PT Rifan Financindo

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 11 Februari 2020
PT Rifan Financindo  -  Harga emas terus berkilau dalam beberapa perdagangan terakhir. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) terus melanjutkan penguatan pada Selasa (11/2/2020).
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam berada di level Rp776.000 per gram, naik Rp1.000 per gram dari perdagangan sebelumnya di level Rp775.000 per gram.
Emas batangan Antam dengan ukuran terkecil, 0,5 gram dipatok seharga Rp412.500. Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta. Sementara itu harga emas untuk ukuran 5 gram, 10 gram, dan 50 gram masing-masing dipatok Rp3,7 juta, Rp7,33 juta, dan Rp36,38 juta.
Adapun, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga tidak bergerak dari posisi kemarin. Saat ini, harga buyback dipatok pada kisaran Rp692.000 per gram, naik Rp2.000 dari perdagangan sebelumnya.
Harga buyback ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017 penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga emas batangan Antam hari ini, 11 Februari 2020:
Harga emas 24 karat Antam hari ini, 11 Februari 2020
UkuranHarga
0,5 gramRp 412.500
1 gramRp 776.000
2 gramRp 1.499.000
3 gramRp 2.230.000
5 gramRp 3.695.000
10 gramRp 7.325.000
25 gramRp 18.205.000
50 gramRp 36.385.000
100 gramRp 72.700.000
250 gramRp 181.500.000
500 gramRp 362.800.000
1000 gramRp 725.600.000

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Monday, February 10, 2020

Virus Corona Tebar Keresahan, Harga Emas Naik Terus | PT Rifan Financindo

Virus Corona Tebar Keresahan, Harga Emas Naik Terus
PT Rifan Financindo  -  Harga emas bergerak stabil saat investor mencermati perkembangan krisis virus corona (coronavirus) jenis baru dan peringatan yang disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia tentang potensi lebih banyak kasus akibat virus ini di luar China.
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di bursa Comex untuk kontrak April 2020 naik 1,30 poin atau 0,08 persen ke level US$1.574,70 per troy ounce pada perdagangan Senin (10/2/2020) pukul 11.27 WIB.
Harga emas bertahan di wilayah positif setelah ditutup menguat 0,22 persen atau 3,40 poin di level US$1.573,40 per troy ounce pada perdagangan Jumat (7/2/2020), penguatan hari ketiga berturut-turut.
Angka kematian akibat wabah virus ini melampaui 900 orang hingga Senin (10/2/2020) pagi sejak wabah ini pertama kali dilaporkan pada akhir Desember 2019.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyuarakan keprihatinan atas penularan virus tersebut dari orang-orang yang tidak memiliki sejarah perjalanan ke China.
Isu mengenai virus tersebut mungkin akan menjadi perhatian utama dalam penyampaian testimoni oleh Gubernur The Fed Jerome Powell di depan Kongres Amerika Serikat (AS) pada Selasa (11/2/2020).
“Sepanjang perjalanannya, emas telah menerima dukungan yang baik dan fakta bahwa kita sekali lagi melihatnya naik memang menunjukkan kekhawatiran tersebut meningkat,” ujar Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets, seperti dilansir Bloomberg.
Perdagangan emas, sebagai aset investasi aman (safe haven) yang kerap diburu di tengah ketidakpastian, bergerak di kisaran level tertingginya sejak 2013 karena investor mencermati dampak wabah virus corona pada pertumbuhan global dan minat terhadap aset berisiko.
Meski demikian, wabah corona juga memunculkan kekhawatiran atas permintaan fisik yang lebih lemah untuk emas di China sehingga membatasi kenaikannya. 


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Friday, February 7, 2020

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 7 Februari 2020 | PT Rifan Financindo

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 7 Februari 2020

PT Rifan Financindo  -  Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Jumat (7/2/2020), terpantau mengalami kenaikan dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Emas cetakan Antam ukuran 0,5 gram dijual naik Rp1.000 menjadi Rp420.000 sedangkan emas cetakan UBS tidak mengalami perubahan harga jual, masih dibanderol Rp414.000.
Untuk ukuran 1 gram, harga emas cetaka Antam masih bertahan di harga Rp784.000. Begitu juga dengan emas cetakan UBs untuk ukuran 1 gram, tetap dipatok RP769.000.
Sementara itu, emas ukuran 2 gram baik cetakan Antam maupun UBS mengalami penurunan. Harga emas cetakan Antam turun Rp4.000 menjadi Rp1,510 juta sedangkan emas UBS turun Rp2.000 menjadi Rp1,509 juta.
Harga emas Antam ukuran 5 gram pada hari ini tercatat Rp3,749 juta, tidak berubah dibandingkan kemarin. Untuk ukuran yang sama, harga emas UBS turun Rp5.000 menjadi Rp3,698 juta.
Sementara itu, harga emas Antam 10 gram tidak bergerak dari posisi Rp7,440 juta. Adapun harga emas UBS ukuran yang sama dipatok senilai Rp7,345 juta.
Berikut daftar harga emas batangan, baik cetakan Antam maupun UBS di PT Pegadaian (Persero), Jumat (7/2/2020):
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 7 Februari 2020
SatuanHarga AntamHarga UBS
0.5Rp 419.000Rp 414.000
1.0Rp 784.000Rp 769.000
2.0Rp 1.510.000Rp 1.509.000
2.5Rp 0Rp 0
3.0Rp 2.263.000Rp 0
4.0Rp 0Rp 0
4.25Rp 0Rp 0
5.0Rp 3.749.000Rp 3.693.000
10.0Rp 7.440.000Rp 7.345.000
20.0Rp 0Rp 0
25.0Rp 18.506.000Rp 18.221.000
50.0Rp 36.968.000Rp 36.400.000
100.0Rp 73.553.000Rp 72.680.000
250.0Rp 183.424.000Rp 181.533.000
500.0Rp 364.332.000Rp 361.412.000
1000.0Rp 728.282.000Rp 721.650.000


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Thursday, February 6, 2020

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 6 Februari 2020 | PT Rifan Financindo

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 6 Februari 2020

PT Rifan Financindo  -   Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Kamis (6/2/2020) cenderung bergerak melemah dibandingkan dengan perdagangan Rabu (5/2/2020).
Emas cetakan Antam ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp418.000, turun Rp2.000 dibandingkan dengan kemarin. Adapun emas cetakan UBS dengan ukuran yang sama masih dijual dengan harga Rp415.000 atau tidak mengalami perubahan.
Harga emas cetakan Antam ukuran 1 gram juga turun Rp3.000 menjadi Rp784.000. Pun demikian dengan harga emas UBS 1 gram turun  turun menjadi Rp777.000.  Untuk harga emas ukuran 2 gram, emas Antam dibanderol  seharga Rp1,514 juta sedangkan harga emas UBS 2 gram dipatok Rp1,511 juta. 
Sementara itu, harga emas cetakan Antam ukuran 5 gram ditetapkan seharga Rp3,749 juta, sedangkan harga emas UBS ukuran yang sama dibanderol Rp3,698 juta. Harga emas Antam 10 gram berada di posisi Rp7,440 juta. Untuk ukuran yang sama, harga emas UBS dijual seharga Rp7,356 juta.
Berikut daftar harga emas batangan, baik cetakan Antam maupun UBS di PT Pegadaian (Persero), Kamis (6/2/2020):
Harga Emas di Pegadaian, Kamis (6/2/2020
SatuanHarga AntamHarga UBS
0.5Rp 418.000Rp 415.000
1.0Rp 784.000Rp 777.000
2.0Rp 1.514.000Rp 1.511.000
2.5Rp 0Rp 0
3.0Rp 2.253.000Rp 0
4.0Rp 0Rp 0
4.25Rp 0Rp 0
5.0Rp 3.749.000Rp 3.698.000
10.0Rp 7.440.000Rp 7.356.000
20.0Rp 0Rp 0
25.0Rp 18.469.000Rp 18.248.000
50.0Rp 36.869.000Rp 36.453.000
100.0Rp 73.633.000Rp 72.786.000
250.0Rp 183.424.000Rp 181.804.000
500.0Rp 364.745.000Rp 361.943.000
1000.0Rp 729.316.000Rp 722.713.000

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Wednesday, February 5, 2020

Harga Gas Turun, Mulia Industrindo (MLIA) Genjot Produksi | PT Rifan Financindo

Harga Gas Turun, Mulia Industrindo (MLIA) Genjot Produksi

PT Rifan Financindo  - Produsen kaca PT Mulia Industrindo Tbk. memperkirakan pertumbuhan penjualan bisa mencapai kisaran 5 persen hingga 7 persen sepanjang 2020. Perseroan akan lebih gencar melakukan ekspansi seiring penurunan harga gas industri.
Direktur & Corporate Secretary Mulia Industrindo Henry Bun mengatakan perseroan akan menambah kapasitas produksi botol kemasan 140 ton per hari dan glass block sebesar 75 ton per hari untuk mengerek penjualan. Peningkatan kapasitas produksi diharapkan bisa dimulai pada kuartal II/2020 saat mesin-mesin baru mulai beroperasi.
Di samping itu, Mulia Industrindo juga akan meningkatkan diversifikasi produk dengan menambah penjualan kaca warna dari produk kaca lembaran serta motif-motif baru dari produk glass block.
“Untuk tahun 2020 pendapatan ditargetkan bisa tumbuh sekitar 5 sampai dengan 7 persen  dengan beroperasinya mesin-mesin yang baru. Dengan adanya regulasi baru dari [penurunan] harga gas ini tentunya kami akan terus meningkatkan pendapatan apabila keadaan ekonomi sudah mulai membaik,” jelas Henry kepada Bisnis.com, Rabu (5/2/2020).
Sebagaimana diketahui, produsen kaca menjadi salah satu pihak yang diuntungkan dari rencana penetapan harga gas industri pada 1 April 2020 mendatang. Harga gas industri akan dipatok US$6 per Million British Thermal Unit (MMBTU).
Henry menuturkan, komponen gas mencapai 26 persen terhadap biaya produksi perseroan. Emiten produsen kaca berkode sandi saham MLIA tersebut mengakui penurunan harga gas akan berdampak langsung terhadap penurunan beban produksi. Harga gas yang baru juga dinilai akan mendorong daya saing produk kaca di pasar Asia.


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Tuesday, February 4, 2020

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 4 Februari 2020 | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo  -  Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Selasa (4/2/2020), mencatatkan kenaikan dibandingkan dengan pada hari sebelumnya, Senin (3/2/2020).
Emas cetakan Antam ukuran 0,5 gram tampak naik Rp2.000 menjadi di posisi Rp420.000. Untuk emas cetakan UBS ukuran yang sama juga mencatatkan kenaikan hingga Rp8.000 menjadi Rp415.000
Harga emas cetakan Antam ukuran 1 gram juga terpantau menguat di posisi Rp787.000, lebih mahal daripada harga di gerai Antam yang dipatok Rp 778.000 per gram hari ini. Demikian pula harga emas cetakan UBS 1 gram yang naik ke level Rp780.000.
Adapun, harga emas Antam 2 gram dipatok seharga Rp1,526 juta, sedangkan harga emas UBS 2 gram dipatok senilai Rp1,517 juta.
Selanjutnya, harga emas cetakan Antam ukuran 5 gram ditetapkan naik ke posisi Rp3,762 juta, sedangkan harga emas UBS ukuran yang sama ditetapkan senilai Rp3,714 juta, tidak bergerak dari posisi sebelumnya.
Sementara itu, harga emas Antam 10 gram menguat ke posisi Rp7,476 juta dan harga emas UBS untuk ukuran yang sama dipatok senilai Rp7,387 juta.
Berikut daftar harga emas batangan, baik cetakan Antam maupun UBS di PT Pegadaian (Persero), Selasa (4/2/2020):
Harga emas di PT Pegadaian hari ini, Selasa 4 Februari 2020
Satuan (gram)Emas Cetakan AntamEmas Cetakan UBS
0.5Rp 420.000Rp 415.000
1Rp 787.000Rp 780.000
2Rp 1.526.000Rp 1.517.000
2.5Rp 0Rp 0
3Rp 2.265.000Rp 0
4Rp 0Rp 0
4.25Rp 0Rp 0
5Rp 3.762.000Rp 3.714.000
10Rp 7.476.000Rp 7.387.000
20Rp 0Rp 0
25Rp 18.557.000Rp 18.327.000
50Rp 37.089.000Rp 36.613.000
100Rp 73.998.000Rp 73.104.000
250Rp 184.334.000Rp 182.596.000
500Rp 368.563.000Rp 363.537.000
1000Rp 736.868.000Rp 725.901.000


Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo