Tuesday, July 19, 2022

BI Mulai Jual Surat Utang Pemerintah Buat Jaga Stabilitas Rupiah | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -  Bank Indonesia (BI) saat ini sedang menempuh langkah untuk normalisasi likuiditas. Hal ini sebagai bagian dari normalisasi kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Edi Susianto mengungkapkan setelah menaikkan rasio GWM yang implementasinya dilakukan secara gradual, BI juga memperkuat pelaksanaan Operasi Moneter Rupiah.

"Termasuk melalui penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder," kata dia, Selasa (19/7/2022).

Edi menjelaskan penjualan SBN tersebut bertujuan untuk menyerap kelebihan likuiditas di pasar keuangan sehingga dapat memperbaiki kondisi supply-demand terutama di pasar uang.

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia mengutamakan penjualan SBN tenor pendek secara terukur dengan mempertimbangkan dinamika pasar.


"Kedepan, BI tetap akan memonitor dinamika likuiditas di pasar keuangan dalam rangka menjaga agar transmisi kebijakan moneter berjalan dengan efektif," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan di Reuters, BI menjual sebagian kepemilikan obligasi pemerintah di pasar sekunder.

Hal ini untuk juga dilakukan untuk menjaga stabilitas mata uang rupiah. DIsebutkan penjualan obligasi senilai Rp 390 miliar.

Penjualan juga terus dilakukan dan BI juga masih menjadi pembeli siaga dalam lelang obligasi pemerintah.

Tahun lalu memang BI sepakat untuk membli obligasi senilai Rp 224 triliun dengan suku bunga rendah pada 2022 untuk membantu pemerintah.

Hingga 14 Juli 2022 BI mengantongi total obligasi pemerintah senilai Rp 824,54 triliun. Angka ini tidak termasuk yang digunakan dalam operasi moneter dengan bank.

Sebelumnya Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut jika tahun 2022 bank sentral akan mengurangi likuiditas.

Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Monday, July 18, 2022

Top! Udang Asal RI 'Terbang' ke Thailand Sampai AS | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -  Produk udang dan olahan asal Jawa Timur berpotensi besar untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia. Dikutip dari data International Trade Center (dalam trademap.org), nilai ekspor Perikanan (HS 03 dan 1603-1605) Dunia di pasar global pada tahun 2021 mencapai US$ 164,24 miliar (naik 15,34% yoy). Selama lima tahun terakhir (2017-2021) ekspor Perikanan Dunia secara rata-rata meningkat 3,23% per tahun.

Secara spesifik untuk produk udang dan olahannya (HS 0306 dan 1605), pada tahun 2021 mencapai US$48,36 miliar (meningkat 26,27% yoy pada 2021). Selama lima tahun terakhir (2017-2021) ekspor udang dan olahannya dunia secara rata-rata meningkat 4,91 % per tahun.

Indonesia menjadi salah satu negara pengekspor komoditas perikanan dan menempati peringkat 11 dunia, selain itu juga menguasai pangsa pasar ekspor sebesar 3,2% pada 2021 (atau mencapai US$5,26 miliar).

Saat ini lima negara pengekspor utama komoditas perikanan di dunia adalah China, Norwegia, Vietnam, India dan Kanada. Kepala Divisi IEB Institute, Rini Satriani menjelaskan,

"Khusus untuk produk udang dan olahannya, Indonesia mampu menempati peringkat keenam setelah India, Ekuador, China, Kanada dan Vietnam. Nilai ekspor udang dan olahannya Indonesia pada 2021 mencapai US$2,92 miliar atau berkontribusi 6,03% terhadap total ekspor udang dan olahannya dunia pada 2021. Jika dibandingkan terhadap total ekspor perikanan Indonesia, maka ekspor udang dan olahannya Indonesia berkontribusi sebesar 55,41%," jelas dia dalam siaran pers, Senin (18/7/2022).


Nilai ekspor perikanan Indonesia untuk periode Januari-Mei 2022 mencapai US$2,26 miliar atau naik 15,04% yoy dari US$1,96 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Untuk produk udang dan olahannya selama Januari-Mei 2022 pun mengalami peningkatan sebesar 17,56% (YoY) atau mencapai US$1,27 miliar (naik dari US$1,08 miliar pada Januari-Mei 2021).

Berdasarkan jenis komoditas, ekspor udang Indonesia didominasi oleh lobster, udang kecil (shrimp), udang besar (prawn) dengan negara tujuan ekspor utamanya adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Vietnam dan Thailand. Melihat potensi tersebut, Indonesia Eximbank / Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) baru-baru ini meresmikan Desa Devisa Kluster Udang di Situbondo yang disaksikan Wakil Bupati Situbondo Khoirani.

Sebagai lembaga khusus Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan, LPEI selalu mendukung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor melalui berbagai program dan diantaranya adalah Program Desa Devisa. Direktur Eksekutif LPEI, Riyani Tirtoso menjelaskan LPEI bersinergi dengan pemerintah baik pusat dan juga daerah, pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan potensi suatu wilayah.

Melalui Program Desa Devisa, LPEI hadir membantu para pelaku usaha untuk ditingkatkan kapasitasnya, baik dari sisi knowledge maupun aspek produksinya. Diberikan pelatihan, pendampingan agar mampu membangun produk yang berstandar internasional.

"Program Desa Devisa ini juga selain memajukan produk atau komoditas, juga memiliki tujuan yaitu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. Kalau produknya memiliki daya saing tinggi, artinya harga jualnya juga bagus, maka secara tidak langsung, masyarakatnya akan makmur," jelas dia.

Dia mengungkapkan Desa Devisa Kluster Udang ini merupakan binaan bersama antara LPEI dengan salah satu debitur, Panca Mitra Multiperdana (PMMP). Hasil panen udang dari Desa Devisa ini akan dijual kepada PMMP, jadi kualitasnya terjamin. "Kami berharap kedepannya akan banyak lagi Desa Devisa dengan mengangkat skema bisnis seperti ini," tutur Riyani.

Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Friday, July 15, 2022

Perbandingan Kinerja Garuda dengan Maskapai BUMN Negara Lain | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  PT Garuda Indonesia Tbk baru merilis laporan keuangan tahun 2021. Tercatat perseroan masih mengalami kerugian tahun berjalan sebesar US$ 4,16 miliar atau setara Rp 62,3 triliun (kurs Rp 14.993).

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha Garuda tercatat US$ 1,33 miliar dengan komposisi penerbangan berjadwal sebesar US$ 1,04 miliar penerbangan tidak berjadwal US$ 207,4 juta dan lainnya US$ 207,4 juta. Beban usaha perseroan tercatat mengalami penurunan jadi US$ 2,6 miliar, dibandingkan periode 2020 sebesar US$ 3,03 miliar.

Total aset Garuda Indonesia saat ini tercatat US$ 7,19 miliar yang terdiri dari aset lancar US$ 305,7 miliar dan aset tidak lancar US$ 6,88 miliar. Sementara itu, total liabilitas tercatat US$ 13,3 miliar yang terdiri dari total liabilitas jangka pendek US$ 5,77 miliar dan total liabilitas jangka panjang US$ 7,53 miliar. Total liabilitas dan ekuitas turun dibanding periode 2020, jadi US$ 7,19 miliar dari sebelumnya US$ 10,78 miliar.

detikcom mencoba membandingkan kinerja Garuda dengan maskapai BUMN negara lain. Dirangkum Kamis (14/7/2022), berikut daftarnya:

1. Malaysia Airlines

Malaysia Airlines merupakan maskapai nasional negara (flag carrier). Jika melihat nasibnya, tidak jauh dengan Garuda Indonesia.

Malaysia Airlines juga mengalami belitan utang dan kerugian besar hingga menyodorkan proposal restrukturisasi kepada kreditur dan lessor. Proses restrukturisasi utang diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat.

Dilansir dari Free Malaysia Today, Malaysia Aviation Group (MAG), perusahaan induk Malaysia Airlines melaporkan EBITDA sebesar 433 juta ringgit atau setara Rp 1,46 triliun (kurs Rp 3.373) untuk tahun 2021. Kerugian maskapai tersebut tercatat sebesar 1,76 miliar ringgit atau setara Rp 5,94 triliun pada 2020.

2. Saudi Airlines

Saudi Arabian Airlines adalah maskapai nasional Kerajaan Arab Saudi dan maskapai penerbangan terbesar di Timur Tengah. Maskapai ini ibarat Garuda Indonesia di Tanah Air.

Pada 2020 maskapai ini mencatat kerugian bersih US$ 163,5 juta atau setara Rp 2,37 triliun. Pandemi COVID-19 menjadi biang kerok karena perusahaan sempat menghentikan penerbangan.

Dilansir dari Saudia.com, perbaikan kinerja sudah terlihat di 2022. Tercatat maskapai telah mengangkut 5,1 juta penumpang pada kuartal I-2022, meningkat 75% dibanding periode yang sama pada 2021.

3. Maskapai Lufthansa

Maskapai penerbangan Jerman, Lufthansa membukukan kerugian bersih sebesar 2 miliar euro pada kuartal III-2020 atau setara Rp 33,77 triliun (kurs Rp 16.889). Kinerja itu menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu dimana perseroan mampu mengantongi keuntungan 416 juta euro.

Mengutip AFP, perseroan menghadapi kondisi yang sulit dan menantang akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan penguncian wilayah (lockdown). Saat itu kapasitas pesawat hanya terisi 20%, sehingga menekan pendapatan perseroan selama Juli-September 2020.

Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan semua maskapai penerbangan memang mengalami kerugian selama pandemi COVID-19.

"Mana ada airlines yang tidak rugi selama pandemi? Tidak ada," kata Alvin.



Sumber :finance.detik

PT Rifan Financindo 

Thursday, July 14, 2022

Termasuk RI, 11 Negara Kerja Sama Berantas Penggelapan Pajak | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -   Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan 11 negara baru saja menandatangani perjanjian kerja sama dalam memberantas penggelapan pajak. Perjanjian itu dinamakan Deklarasi Bali.

"Penandatanganan hari ini, 11 yurisdiksi menandatangani Deklarasi Bali. Ini momen sangat penting, simbol kolektif dan regional dalam memerangi penggelapan pajak dan aliran keuangan gelap lain," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali Kamis (14/7/2022).

11 penandatangan deklarasi itu adalah Indonesia, India, Jepang, Singapura, Brunei, Korea Selatan, Malaysia, Maladewa, Thailand, Macau, Hong Kong.

Perjanjian juga diikuti oleh tiga lembaga internasional, Asian Development Bank (ADB), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Bank Dunia (World Bank).

"Kerja sama ini diharapkan mempercepat penggunaan transparansi perpajakan dan pertukaran informasi dengan Deklarasi Asia Inisiatif," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekjen Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), Mathias Cormann mengatakan kerja sama memberantas penggelapan di dunia pajak disebut bisa diikuti oleh berbagai negara lain di Asia.

"Ini inisiatif penting untuk menguatkan lagi regulasi penghindaran pajak dan aliran keuangan gelap lainnya. Asia Initiative terbuka untuk semua yurisdiksi Asia," ujarnya.

"Kami berharap ekspektasi akan ada lebih dari Asia yg ikuti jejak langkah ke 11 yurisdiksi Bali hari ini," tutupnya.


Sumber : Finance.detik

PT Rifan Financindo

Wednesday, July 13, 2022

Harga Minyak Goreng di Alfamart & Indomaret Hari Ini: Tropical, Filma, SunCo Turun! | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindno  - Harga minyak goreng kemasan di Alfamart dan Indomaret hari ini, Rabu (13/7/2022) belum mengalami banyak perubahan. Namun beberapa merek minyak goreng kemasan mengalami penurunan harga berkat adanya sejumlah diskon.

Rata-rata harga minyak goreng ukuran 1 liter dibanderol di Alfamart dan Indomaret dibanderol antara Rp 19.000-an sampai Rp 25.000-an. Sementara minyak goreng kemasan 2 liter dibanderol antara Rp 38.000-an sampai Rp 49.000-an.

Sebelumnya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sendiri telah meluncurkan minyak goreng kemasan Minyakita dengan harga Rp 14.000 per liter. Minyak goreng murah ini disebut sudah bisa dibeli di mana saja, namun belum masuk ke gerai ritel.

Meski demikian harga minyak goreng di Alfamart dan Indomaret hanya mengalami perubahan harga yang tipis. Harga minyak goreng kemasan seperti Tropical, Bimoli hingga Sania berbeda di Alfamart dan Indomaret.

Setiap ritel akan memberikan harga minyak goreng yang berbeda-beda, tergantung dari merek hingga ukuran kemasan.


 Daftar Harga Minyak Goreng Alfamart

- Minyak goreng Tropical 1 liter Rp 22.200
- Minyak goreng Tropical 2 liter Rp 39.900, turun dari Rp 40.700
- Minyak goreng Filma 2 liter Rp 39.500, turun dari Rp 39.900
- Minyak goreng Sania 1 liter Rp 19.500
- Minyak goreng Sania 2 liter Rp 38.500
- Minyak goreng Bimoli 1 liter Rp 25.300, turun dari Rp 25.800
- Minyak goreng Bimoli 2 liter Rp 49.900, turun dari Rp 50.700
- Minyak goreng Fortune 2 liter Rp 38.400
- Minyak goreng SunCo 2 liter Rp 39.900, turun dari Rp 51.500
- Minyak goreng Alfamart 2 liter Rp 37.900, turun dari Rp 42.500
- Minyak goreng Alfamart 2 liter Rp 17.200, turun dari Rp 17.900
- Minyak goreng Sovia 2 liter Rp 36.900
- Minyak goreng Fitri 1 liter botol Rp 25.000

Daftar Harga Minyak Goreng Indomaret
- Minyak goreng Tropical 2 liter Rp 39.500, turun dari Rp 39.900
- Minyak goreng Tropical 1 liter Rp 21.900
- Minyak goreng Rose Brand 2 liter Rp 49.000
- Minyak goreng Bimoli 2 liter Rp 45.200, turun dari Rp 45.200
- Minyak goreng Bimoli 1 liter Rp 23.000, turun dari Rp 24.500
- Minyak goreng Fortune 2 liter Rp 38.400, turun dari Rp 39.500
- Minyak goreng Filma 2 liter Rp 39.500, turun dari Rp 40.300
- Minyak goreng Sovia 2 Liter Rp 36.900, turun dari Rp 39.500
- Minyak goreng Sania 2 liter Rp 38.500, turun dari Rp 38.900
- Minyak goreng Sania 1 liter Rp 19.500, turun dari Rp 20.300
- Minyak goreng Camar 2 liter Rp 31.400, turun dari Rp 43.000
- Minyak goreng Harumas 2 liter Rp 31.400, turun dari Rp 43.000


Sumber : Finance.detik
PT Rifan Financindno

Tuesday, July 12, 2022

KUR Diklaim Serap 32 Juta Lapangan Kerja, Genjot UMKM Naik Kelas | PT Rifan Financindo

PT Rifan  Financindo   -  Kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) diklaim mampu tingkatkan lapangan pekerjaan, sekaligus mendorong UMKM naik kelas. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN dalam risetnya memperkirakan penyaluran KUR melalui BRI memiliki kontribusi besar dalam menyerap 32,1 juta lapangan kerja.

"Alhamdulillah kalau upaya kita membuka lapangan kerja mendapat apresiasi dari BRIN. Ini tentu merupakan kolaborasi dari banyak pihak yang membantu BUMN untuk terus berkontribusi nyata dalam perekonomian bangsa," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam tertulisnya, Sabtu (9/7/2022).

Erick mengatakan dia terus mendorong nasabah segmen super mikro, mikro dan kecil BRI yang saat ini sebanyak 10,7 juta nasabah dapat meningkat hingga 32,1 juta nasabah.

KUR yang berhasil disalurkan BRI mencapai Rp 104,5 triliun untuk 2,7 juta pelaku UMKM di Januari-Mei 2022. Jumlah tersebut setara 41,12% dari target breakdown pemerintah di tahun ini (Januari-Mei) yang sebesar Rp 254,1 triliun kepada BRI.

"Tentu kita tidak boleh berpuas diri, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan kepada UMKM yang akan berdampak langsung pada peningkatan lapangan kerja baru," ucap Erick.

Erick menyampaikan porsi pembiayaan untuk UMKM di Indonesia baru sekitar 20% atau masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Singapura 39%, Malaysia dan Thailand 50%, Jepang 65% dan Korea Selatan dengan 80%.

Hal ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan pembiayaan perbankan untuk sektor UMKM mencapai 30% pada 2024 dan terus meningkat hingga 50

Erick meminta holding BUMN ultramikro yang digawangi BRI, PNM, dan Pegadaian, tidak sekadar membantu pembiayaan, melainkan juga mendampingi pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perubahan model bisnis pasca-pandemi.

Pasalnya, hanya 12,5% UMKM yang tidak terdampak pandemi lantaran mampu memanfaatkan digitalisasi dalam menjual produk. Sementara 87,5% UMKM lainnya mengalami tekanan besar akibat pandemi.

"Kita harapkan upaya ini dapat membawa pelaku UMKM semakin naik kelas dan bisa bisa bersaing dengan baik di dalam maupun dengan negara tetangga. Kenaikan jumlah dana KUR dengan sendirinya akan semakin banyak menyerap tenaga kerja," kata Erick.

Sementara itu untuk menggenjot lebih banyak UMKM memperoleh aksesibilitas finansial dari lembaga keuangan, pemerintah memperkuat dukungannya terhadap pelaku UMKM lewat layanan penjaminan.

Melalui dukungan layanan penjaminan, Jamkrindo yang merupakan anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) bertekad membuka peluang aksesibilitas finansial UMKM agar para pelaku usaha bisa naik kelas.

Hingga Juni 2022, realisasi volume penjaminan KUR oleh Jamkrindo mencapai Rp 101,1 triliun dengan UMKM yang menjamin sebanyak 2,21 juta debitur UMKM.


Sumber :  Finance.detik

PT Rifan  Financindo

Monday, July 11, 2022

Duh Kacau, Harga Cabai Hingga Daging Sapi Masih Mahal | PT Rifan financindo

PT Rifan financindo  -   Harga bahan pangan usai Hari Raya Idul Adha terpantau tinggi. Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, ayam, hingga daging mengalami kenaikan.

Dari penelusuran detikcom di Pasar Tebet Barat, Senin (11/7/2022), tercatat cabai rawit merah berada di kisaran Rp 140 ribu - Rp 160 ribu per kilogram. Cabai rawit merah mulai mengalami kenaikan saat momen Idul Adha.

"Kalau cabai rawit Rp 160 ribu, lagi tinggi memang. Sebelumnya udah tinggi, tapi naik lagi waktu kemarin, pas mau Idul Adha," kata Danang, salah satu pendagang sayuran di Pasar Tebet Barat, Jakarta, kepada detikcom.

Cabai keriting merah dipatok Rp 120 ribu - Rp 140 ribu per kilogram. Sementara cabai keriting hijau Rp 80 ribu per kilogram.


Danang menjelaskan, selang satu hari saja harga sayur-mayur bisa berubah signifikan. Dirinya mendapatkan pasokan bahan pangan untuk tokonya dari pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.


Danang menambahkan, tingginya harga komoditas pangan disebabkan karena pasokan yang terbatas. "Barangnya lagi sedikit. Ya mungkin petaninya lagi nggak metik cabai karena masih Lebaran," katanya menambahkan.


Harga bawang merah di Pasar Tebet Barat juga terpantau tinggi. Bawang merah dihargai Rp 80 ribu per satu kilogram.

Menurut Danang, normalnya bawang merah dibanderol Rp 40 ribu per kilogram. Sementara itu, ia menuturkan jika harga bawang putih masih normal di kisaran Rp 30 ribuan.


Bahan pangan sumber protein seperti telur, daging, dan ayam juga masih tinggi. Telur kini dijual Rp 30 ribu per kilogram. Ayam dipatok Rp 51 ribu per ekor, sementara daging sapi dijual Rp 160 ribu per kilogram.


Melonjaknya harga pangan dikeluhkan pedagang dan juga konsumen. "Kalau ngeluh ya pasti ngeluh. Sebenernya kita yang dagang nggak pengen kasih mahal, tapi gimana lagi, dapat harganya memang segitu," pungkasnya.


Sumber : finance.detik

PT Rifan financindo

Friday, July 8, 2022

Ini Alasan iPhone 14 Tak Disokong Chipset Terbaru Apple | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo    -  Kabar Apple tidak menyokong iPhone 14 dengan chipset baru sudah berhembus sejak beberapa bulan lalu. Kini analis kenamaan Ming-Chi Kuo menegaskan kembali akan hal tersebut.

Seperti kita ketahui prediksi Kuo soal iPhone terbaru jarang meleset. Dalam laporannya yang terbaru disebutkan Apple akan mengumumkan empat model iPhone baru tahun ini.

Keempat perangkat tersebut meliputi iPhone 14, iPhone 14 Max, iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max. Tahun ini Apple melakukan perubahan strategi bisnisnya.

Tidak seperti sebelumnya semua iPhone terbaru akan mendapati chipset yang anyar. iPhone 14 dan iPhone 14 Max masih mengadopsi desain yang sama dengan generasi sebelumnya.

Demikian pula chipset yang dipasang di dalamnya. Kuo mengatakan kedua HP tersebut ditenagai chipset Apple A15 yang sebelumnya dipasang di iPhone 13. Pun masih menggunakan chipset jadul, iPhone14 standar akan diberikan peningkatan RAM dari 4GB menjadi 6 GB.

Sementara iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max akan disokong chipset terbaru Apple A16. Tak hanya itu, layar baru dan peningkatan kamera pun diberikan pada dua HP tersebut.

Kuo berpendapat perbedaan antara iPhone 14 standar dan iPhone 14 kelas atas akan membuat model yang lebih mahal populer di kalangan konsumen. iPhone 14 Pro yang diharapkan menyumbang 40% hingga 50% dari penjualan pada akhir tahun 2022 akan dinaikkan menjadi 60% lantaran perubahan tersebut.

Selama ini Apple kerap menahan upgrade besar untuk model iPhone yang mahal. Pada tahun 2017, iPhone X dirilis dengan desain yang benar-benar baru, Face ID dan banyak teknologi lainnya, sedangkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus masih merupakan versi penyempurnaan dari iPhone 7 sebelumnya.

Namun, baik iPhone 8 maupun iPhone X sama-sama dibekali chip A11 Bionic. Apple melanjutkan strategi ini di tahun-tahun berikutnya dengan iPhone XR, iPhone XS, hingga iPhone 13 series.

Tetapi sekarang sepertinya segalanya akan berubah. Jadi siapkan dana yang lebih agar bisa menikmati teknologi terbaru Apple.




Sumber : int.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, July 7, 2022

Hari kemarin Emas Antam Turun Harga

 PT Rifan Financindo  -  Harga emas Antam hari ini Rp 977 ribu per gram. Turun Rp 12 ribu per gram dibandingkan harga emas Antam sebelumnya Rp 989 ribu per gram. Selengkapnya

Wednesday, July 6, 2022

Lengkap! Lokasi Pendaftaran MyPertamina buat Beli Pertalite | PT Rifan Finanicndo

Pemerintah menerapkan daftar MyPertamina bagi mereka yang mau membeli BBM Pertalite maupun Bio Solar. Uji coba sedang berjalan di Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara. Lokasi persisinya bisa dicek dalam infografis berikut ini


Sumber : Finance.detik

PT Rifan Finanicndo

Tuesday, July 5, 2022

Tentang NPWP: Pengertian, Manfaat, hingga Jenisnya | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -  NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana ataupun persyaratan dalam setiap administrasi perpajakan. Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), NPWP juga bisa disebut sebagai tanda pengenal Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya.

Menurut UU Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana administrasi dan tanda pengenal dalam menyelesaikan kewajibannya.

Berikut informasi lebih detail terkait NPWP

A. Siapa orang yang perlu punya NPWP?

Ada beberapa kategori yang wajib untuk memiliki NPWP, yaitu:

1. Orang pribadi

Kategori orang pribadi dapat dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu:

Orang pribadi (Induk) meliputi Wajib Pajak yang belum menikah dan Wajib Pajak suami sebagai kepala keluarga

Hidup Berpisah (HB), yaitu wanita yang sudah menikah dan dikenai pajak secara terpisah berdasarkan putusan hakim

Pisah Harta (PH) merupakan suami-istri yang dikenai pajak terpisah, berdasarkan pemisahan harta dan penghasilan secara tertulis

Memilih Terpisah (MT) merupakan Wajib Pajak wanita kawin selain kategori HB dan PH, sebab memilih untuk melakukan hak dan kewajiban atas perpajakannya secara terpisah dari suaminya

Warisan Belum Terbagi (WBT) adalah bentuk kesatuan, dimana subjek dari pajak ini merupakan pengganti. WBT adalah ahli waris

2. Melansir Indonesia.go.id, adapun kategori yang wajib memiliki NPWP lainnya yaitu, Wajib Pajak Badan, yang mana memiliki kewajiban dalam perpajalan sebagai yang membayarkan pajak, memotong dan memungut pajak yang disesuaikan dengan peraturan Undang-Undang perpajakan.

3. Wajib Pajak Badan yang hanya memiliki kewajiban dalam perpajakan sebagai yang memotong atau memungut pajak yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan Undang-Undang perpajakan.

4. Bendahara yang mana ditunjuk sebagai yang memotong atau memungut pajak yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan UU perpajakan.

5. Wajib pajak pribadi, selain semua yang disebutkan bisa memilih mendaftarkan dirinya untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

B. Jenis NPWP

Berdasarkan jenisnya, NPWP dibedakan menjadi dua, yaitu

NPWP Pribadi yang diberikan kepada setiap orang yang memiliki penghasilan di Indonesia

NPWP Badan yang diberikan kepada perusahaan atau badan usaha yang memiliki penghasilan di Indonesia.

Baca juga:

Cara buat NPWP Online Terbaru 2022, Termasuk Syarat dan Biayanya

C. Manfaat memiliki NPWP

1. Untuk Urusan Perpajakan

Sebagai kode unik yang selalu digunakan dalam setiap urusan perpajakan yang membuat data perpajakan kamu tidak akan tertukar dengan wajib pajak lainnya.

Apa jadinya bila biaya pajak yang kamu bayar ternyata lebih bayar? Sudah pasti kamu berharap uang tersebut bisa kembali. Secara sederhana, ini yang disebut dengan restitusi pajak. Untuk mengurus proses restitusi itu, syarat utamanya adalah menunjukkan NPWP.

Ada perbedaan besaran tarif pajak bagi mereka yang memiliki NPWP dan tidak memiliki NPWP. Contohnya pada jenis pajak PPh pasal 21. Jika kamu tak punya NPWP, maka tarif pajak yang dikenakan 20% lebih besar daripada wajib pajak yang memiliki NPWP.

2. Untuk urusan di luar perpajakan

Bagi kamu yang berniat mengajukan kredit ke bank, NPWP menjadi dokumen penting yang menjadi syarat pembuatan kredit. Kalau kamu memiliki usaha, sudah seharusnya memiliki NPWP. Sebab, NPWP diperlukan untuk pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).


Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Monday, July 4, 2022

Belajar dari Geger #AksiCepatTilep, Lembaga Donasi Dituntut Transparan! | PT Rifan Finanicndo

PT Rifan Finanicndo   -   Hastag #AksiCepatTilep yang melibatkan suatu yayasan heboh di media sosial. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), yayasan atau badan amal memang menjadi sorotan karena mengelola dana publik.

Terkait hal tersebut, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, yayasan perlu melakukan laporan keuangan rutin ke publik demi alasan transparansi.

"Saya kira sepanjang tidak ada laporan keuangan rutin ke publik, atau diperiksa oleh pihak ketiga yang benar-benar independen maka pasti akan sangat rawan," katanya saat dihubungi detikcom, Senin (4/7/2022).

Apalagi, lembaga atau yayasan modern mendapatkan suntikan dana dengan jumlah yang sangat besar. Hal ini berbeda dengan yayasan tradisional dengan penyaluran dana yang tidak terlalu besar.

"Ini kan melibatkan banyak orang, dikelola kan banyak benar, triliunan per tahun, harusnya bisa lebih dikelola. Intinya perlu transparansi," imbuh Tahuid.

Menurut Tauhid, jika sampai terjadi penyelewengan dana tentu dapat menyakiti hati masyarakat. Publik tentu ingin tahu bagaimana proses penyaluran dana yang mereka titipkan, ke yayasan atau lembaga penyaluran donasi.

Sementara itu, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang terkait dengan heboh #AksiCepatTilep di media sosial buka suara. ACT menyampaikan permintaan maafnya.

"Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat mungkin beberapa masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan yang terjadi saat ini," kata Presiden ACT, Ibnu Khajar, dalam konferensi pers yang digelar di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Ibnu juga menyampaikan bahwa selama ini ACT selalu konsisten melakukan audit setiap tahun. Bahkan dari audit itu, disebutnya, ACT selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Dan kita bersyukur secara keuangan, Aksi Cepat Tanggap konsisten setiap tahun sejak 2005 lembaga ini berdiri di 21 April sampai saat ini lembaga disiplin melakukan audit, dan setiap audit kita mendapatkan WTP, wajar tanpa pengecualian. Ini menjadi poin tersendiri," papar Ibnu.


Sumber : finance.detik

PT Rifan Finanicndo

Friday, July 1, 2022

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 984.000/Gram | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Harga emas Antam pada Jumat (1/7/2022) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 984.000.

Harga emas Antam hari ini terpantau turun Rp 4.000 dibandingkan dengan harga jual hari Kamis (30/6/2022) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 864.000 per gram.

‎Harga buyback tersebut juga turun Rp 3.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

  • emas 0,5 gram Rp542.000
  • emas 2 gram Rp1.908.000
  • emas 3 gram Rp2.837.000
  • emas 5 gram Rp4.695.000
  • emas 10 gram Rp9.335.000
  • emas 25 gram Rp23.212.000
  • emas 50 gram Rp46.345.000
  • emas 100 gram Rp92.612.000
  • emas 250 gram Rp231.265.000
  • emas 500 gram Rp462.320.000
  • emas 1.000 gram Rp924.600.000


Sumber : liputan6

PT Rifan Financindo