Thursday, June 13, 2019

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis (13-06-2019) | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo -  Rupiah pada perdagangan Kamis (13/6/2019) akan ditransaksikan menguat di sekitar level Rp14.226 per dolar AS hingga Rp14.270 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah bergerak melemah dalam perdagangan kemarin, Rabu (12/06/2019)
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pelemahan rupiah saat ini berasal dari respon pasar yang menanggapi ekspektasi Bank Indonesia juga akan memangkas suku bunga acuan.
Bank Indonesia dinilai perlu segera menurunkan suku bunga tahun ini untuk mengikuti langkah mayoritas bank sentral negara lain agar dapat menjaga keseimbangan pasar.
Rupiah ditutup terkoreksi pada perdagangan Rabu (12/6/2019) meskipun dolar AS tengah tertekan akibat ekspetasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan.
Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Rabu (12/6/2019) rupiah ditutup melemah tipis 0,014 persen atau 3 poin menjadi Rp14.241 per dolar AS.
Mata uang Garuda berbalik melemah setelah dua perdagangan terakhir berhasil ditutup terapresiasi melawan dolar AS.

16:14 WIB

Pukul 15.59 WIB: Kurs Rupiah Ditutup Melemah 39 Poin

Nilai tukar rupiah berakhir melemah 39 poin atau 0,27 persen di level Rp14.280 per dolar AS, saat indeks dolar AS turun tipis 0,082 poin atau 0,08 persen ke posisi 96,918.
15:41 WIB

Pukul 14.31 WIB: Kurs Rupiah Melemah 29 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,2 persen ke level Rp14.270 per dolar AS, saat indeks dolar AS turun 0,097 poin atau 0,1 persen ke posisi 96,903.
13:51 WIB

Pukul 13.07 WIB: Rupiah Melemah 24 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 24 poin atau 0,17 persen ke level Rp14.265 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,122 poin atau 0,13 persen ke level 96,878 pada pukul 13.26 WIB.
11:52 WIB

Pukul 10.13 WIB: Rupiah Melemah 24 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 24 poin atau 0,17 persen ke level Rp14.265 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,053 poin atau 0,05 persen ke level 96,947 pada pukul 11.27 WIB.
09:12 WIB

Pukul 08.19 WIB: Rupiah Melemah 9 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 9 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.250 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,067 poin atau 0,07 persen ke level 96,933 pada pukul 08.49 WIB.
08:30 WIB

Rupiah Dibuka Stagnan

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka stagnan di posisi Rp14.241 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Kamis (13/6/2019).




Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan Rabu (12/6) ditutup melemah tipis 0,01 persen atau 2 poin ke level Rp14.241 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,032 poin atau 0,03 persen ke level 96,968 pada pukul 08.08 WIB.
Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka melemah 0,04 persen atau 0,043 poin ke level 96,957, setelah pada akhir perdagangan Rabu (12/6) ditutup menguat 0,32 persen atau 0,314 poin ke level 97.

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Wednesday, June 12, 2019

Mengejar Pajak Digital | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Pertemuan negara anggota G20 di Fukuoka, Jepang pekan lalu menunjukkan kemajuan dalam pembahasan konsep pemajakan ekonomi digital.
Kondisi ini tentu memunculkan harapan di tengah maraknya aksi unilateralisme dan pesimisme terkait kemungkinan tercapainya konsesus dalam pemajakan sektor ekonomi tersebut.
Dalam laporan terbarunya, The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menekankan bahwa untuk mencapai tujuan-tujuan yang diharapkan, intervensi politik dan kompromi dari masing-masing anggota G-20 sangat menentukan. Tanpa kedua aspek tersebut, besar kemungkinan solusi jangka panjang bagi pemajakan ekonomi digital akan sangat sulit dilakukan.
Oleh karena itu, jauh hari sebelum pelaksanaan pertemuan di Jepang, komunitas global telah berulangkali mengadakan pertemuan guna menyamakan persepsi terkait pemajakan sektor ekonomi digital.
Pada 28–29 Mei lalu misalnya, OECD telah menggelar rapat pleno dan menghasilkan sebuah kesepakatan untuk mengeksplorasi lebih lanjut solusi jangka panjang berbasis konsensus pada 2020.
“Kesepakatan ini membuka jalan untuk mengeksplorasi lebih lanjut solusi jangka panjang dan memberikan instruksi terperinci untuk Kerangka Kerja Inklusif OECD/G20 dan grup teknisnya,” kata Sekjen OECD Angel Gurria dalam laporan yang dikutip Bisnis, Selasa (11/6).
Gurria merinci, pertemuan itu tak bisa dipisahkan dari berbagai pembahasan-pembahasan sebelumnya. Seperti diketahui, setelah sempat beberapa kali terjadi persilihan antar yurisdiksi, para pemimpin G20 pada KTT Buenos Aires 30 November-1 Desember 2018, memberikan dukungan politik.
Para pemimpin negara secara tegas menyatakan akan terus bekerja bersama untuk mencari solusi berbasis konsensus guna mengatasi dampak digitalisasi ekonomi pada sistem pajak internasional, dengan pembaruan pada 2019 dan laporan akhir pada 2020.
Sejak saat itu, OECD mencatat pekerjaan telah dipercepat dan pada Januari 2019 OECD/G20 Inclusive Framework Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) menerbitkan Policy Note yang berisi persetujuan untuk memeriksa dan mengembangkan proposal yang lebih konkret. Proposal ini kemudian diartikulasikan pada dua pilar utama yang saling melengkapi.
Pertama, fokus pada alokasi hak perpajakan termasuk masalah nexus dengan tiga proposal berbeda yang akan memodifikasi aturan yang ada berdasarkan konsep partisipasi pengguna atau user participation, pemasaran tidak berwujud (marketing intangibles), dan kehadiran ekonomi yang signifikan (significant economic present).
Gurria menyebut, ketiga proposal tersebut secara praktis mengalokasikan lebih banyak pajak hak atas yurisdiksi pasar atau dengan kata lain menguntungkan negara seperti Indonesia.
Kedua, mengeksplorasi Global Anti-Base Erosion Mechanism. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi risiko lanjutan dari pengalihan laba kepada entitas perpajakan yang sangat rendah. Sebagaimana diketahui, OECD memperkirakan kerugian pendapatan dari BEPS hingga US$240 miliar, setara dengan 10% dari pendapatan pajak perusahaan global.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut adanya konsensus global sangat baik untuk mengubah secara fundamental sistem perpajakan, menerapkan level playing field yang sama, kombinasi pragmatisme dan mencapai konsensus secara kooperatif, serta menemukan solusi untuk mencapai fair taxation secara global.
“Namun demikian Indonesia tidak bisa menunggu konsensus global karena kebutuhan pendanaan pembangunan,” kata Menkeu.
Apalagi, dengan 260 juta populasi dan 100 juta pengguna internet, realisasi penerimaan perpajakan masih belum tercermin dari besaran pengguna internet dan jumlah penduduk tersebut.
Di sisi lain, era digital seperti saat ini aspek perpajakan tidak hanya berdasarkan physical presence atau kehadiran secara fisik dari para pengusaha yang melakukan kegiatan di Indonesia.
Kata Menkeu, permasalahan ini juga telah dibahas secara intensif dalam forum G20. “Karena yang pusing menghadapi pajaknya Google, Facebook, Amazon, Netflix, itu tidak hanya kita tapi seluruh negara juga,” tegasnya.
BENTUK USAHA TETAP
Oleh karena itu, saat ini prioritas pemerintah adalah melakukan redefinisi dari Bentuk Usaha Tetap (BUT) atau permanent establishment. Dengan kompleksitas struktur ekonomi digital, tantangan lain pemerintah adalah membuat formulasi kebijakan, khususnya perhitungan kuantitatif terkait significant presence.
Partner DDTC Fiscal Research Bawono Kristiaji dalam Indonesia Taxation Quarterly Report Q1/2019 Tax and Digital Economy: Threats and Opportunities menyebutkan, secara substansial pilar pertama bertujuan untuk mengatur alokasi pemajakan secara lebih adil dengan memperluas hak pemajakan bagi yurisdiksi pasar.
Tiga skema yang disebutkan dalam pilar pertana ini sebenarnya lebih menekankan mengenai cara untuk menentukan indikator-indikator dari kehadiran BUT dalam yurisdiksi pajak.
Apalagi dalam perspektif global, selama ini ada kecenderungan bahwa penetapan BUT ditentukan dalam kehadiran fisik. Padahal untuk kasus ekonomi digital, skema penetapan BUT secara konvensional sudah ketinggalan jaman.
Konsep user participation sendiri menekankan penetapan keberadaan suatu entitas digital di suatu negara didasarkan ada tidaknya atau seberapa besar pengguna dari produk digital di suatu yurisdiksi. Intinya, suatu entitas digital dianggap memiliki kehadiran dan bisa dipajaki, dilihat dari penetrasi konsumen yang berada di negara tersebut.
Sementara itu, marketing intangibles, suatu keberadaan entitas digital akan dilihat berdasarkan faktor pasar dari entitas tersebut. Misalnya terkait dengan merek dan keberadaan pengolahan data dari user tersebut. Sedangkan yang terakhir, sufficient economic presense atau kehadiran entitas digital diukur dari dampak entitas tersebut ke ekonomi di satu yurisdiksi pajak.
Bawono menyebut, pada prinsipnya ketiga bentuk proposal tersebut sangat menguntungkan Indonesia sebagai yurisdiksi pasar. Meski demikian, setiap opsi tersebut memiliki keuntungan dan kesulitan yang berbeda-beda.
“Paling mudah diterapkan di Indonesia user participation. Sebab kalau bicara marketing intangibles ini masih ada kompleksitasnya,” kata Bawono.
Dia menjelaskan, masing-masing proposal ini sebenarnya hanya ingin memperlihatkan pihak mana saja yang mendapatkan ‘kue’ lebih besar, meskipun cukup sulit direalisasikan. Apalagi sejauh ini konsensus ke arah pengimplementasian ketiga proposal tersebut masih cukup susah.
Di Indonesia sendiri, upaya mengenai pemajakan ekonomi digital tersebut sudah mulai dijalankan oleh pemerintah misalnya dengan menerbitkan PMK 210/2018 tentang e-commerce yang akhirnya dicabut. Selain itu, tahun ini pemerintah juga telah menerbitkan PMK No.35 tentang Penentuan Bentuk Usaha Tetap.
“Nah kalau nanti kita akan membicarakan user participation, ini tampaknya akan ditentang oleh negara-negara domisilinya raksasa-raksasa teknologi,” ungkapnya.

Sumber : ekonomi.bisnis
PT Rifan Financindo

Tuesday, June 11, 2019

Kans Tipis Prabowo-Sandi di MK: Bukti dan 'Lapangan Rata' | PT Rifan Financindo

Kans Tipis Prabowo-Sandi di MK: Bukti dan 'Lapangan Rata'
PT Rifan Financindo - Peluang menang pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK) disebut masih ada. Namun, itu dianggap berat karena bukti dan dalil yang sejauh ini diajukan masih jauh panggang dari api. Kesempatan datang pada paradigma baru MK.

Sebelumnya, Prabowo-Sandi mengajukan Permohonan Peselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 ke MK. Merujuk dari jadwal, MK melakukan registrasi permohonan pengugat pada hari ini, dan memulai sidang perdana pada 14 Juni.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyebut lima jenis kecurangan dalam permohonan itu. Yakni, penyalahgunaan anggaran belanja negara dan atau program kerja pemerintah, ketidaknetralan aparat negara (polisi dan intelijen), penyalahgunaan birokrasi dan BUMN, pembatasan kebebasan media dan pers, serta diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum. 


Kubu 02 pun berharap MK membatalkan hasil Pilpres 2019, mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf sebagai peserta Pilpres karena telah melakukan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Sejauh ini, BPN Prabowo - Sandi telah menyerahkan 51 alat bukti permulaan. Dalam berkas permohonannya ke MK, BPN melampirkan ragam berita media online sebagai bukti. Anggota tim hukum BPN Nicholay Apriliando mengatakan pihaknya akan menambah alat bukti. Namun, dia enggan merinci jenis dan jumlah alat bukti yang dimaksud.

Ketua tim hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto saat mendaftarkan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK, Jakarta, Jumat (24/5).
Ketua tim hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto saat mendaftarkan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK, Jakarta, Jumat (24/5). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pakar hukum tata negara Feri Amsari menganggap sulit bagi Prabowo-Sandi untuk memenangkan gugatan di MK. Menurutnya, lima dugaan kecurangan yang diungkapkan justru tidak sesuai dengan frasa terstruktur, sistematis, dan masif.

Dia memberi contoh ketika Prabowo-Sandi mempersoalkan Jokowi yang diduga menggunakan kuasanya sebagai presiden untuk mempercepat pemberian dana bantuan sosial (bansos) untuk keluarga miskin. Baginya, Jokowi adalah capres petahana sehingga berwenang melakukan hal tersebut.

"Itulah keuntungan petahana. Para hakim MK kan ahli tata negara, pasti mengerti juga batasan-batasan yang dimiliki seorang incumbent," ucap Feri, yang juga merupakan pengajar hukum di Universitas Andalas itu. 

Feri juga menyoroti soal tudingan kecurangan dalam penegakan hukum. Aparat, kata dia, memang berwenang memproses pihak yang melakukan pelanggaran hukum.

"Aparat melakukan kewenangannya tidak termasuk TSM. Seharusnya BPN fokus. Misalnya mengungkap polisi membuka kotak suara lalu mengganti isinya," kata Feri.

Begitupula soal tudingan pembatasan media massa. Misalnya, penundaan penayangan program Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One. Dalam pandangan Feri, itu sama sekali tidak berkaitan dengan kecurangan TSM.

"Jauh sekali itu," ucap Feri sambil terkekeh.

Gedung Mahkamah Konstitusi.
Gedung Mahkamah Konstitusi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Feri lalu menyinggung soal keterlibatan kepala daerah dalam pemenangan Jokowi-Maruf yang dipersoalkan Prabowo-Sandi. Menurutnya, hal itu juga ganjil. Contohnya, tudingan pemenangan Jokowi-Ma'ruf oleh sejumlah kepala daerah di Sumatera Barat.

"Tapi kan di sana ternyata mereka (Prabowo-Sandi) menang. Jadi kontradiktif," kata dia.

Peluang-Peluang

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil menganggap Prabowo-Sandi masih memiliki kans untuk memenangkan gugatan di MK. Syaratnya, mereka harus menambah alat bukti. 

Menurut Fadli, 51 alat bukti yang diserahkan kubu 02 ke MK masih belum cukup untuk membuktikan terjadi kecurangan yang bersifat TSM. Dibutuhkan pula saksi yang kuat demi membuktikan dugaan kecurangan itu.

"Kalau hanya bukti yang ada sekarang belum cukup, karena itu hanya bisa jadi petunjuk saja," ucap Fadli saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (10/5).

Terpisah, Pengamat hukum tata negara Refly Harun menilai BPN Prabowo-Sandi masih bisa menang lewat paradigma baru MK dalam melihat sengketa pemilu. Namun, kata dia, itu tergolong berat dalam hal pembuktiannya.

Pakar hukum tata negara Refly Harun menyebut peluang menang kubu 02 hadir lewat paradigma baru soal 'lapangan rata', meski tetap harus ada bukti kuat.
Pakar hukum tata negara Refly Harun menyebut peluang menang kubu 02 hadir lewat paradigma baru soal 'lapangan rata', meski tetap harus ada bukti kuat. (Foto: Safir Makki)
"Peluangnya masih ada, tetapi berat sekali untuk membuktikannya," tutur Refly.

Refly menjelaskan bahwa ada tiga jenis paradigma penyelesaian sengketa hasil pemilu di MK.

Paradigma pertama, MK menangani sengketa pemilu dengan lebih menekankan jumlah suara. Misalnya, jika merasa dicurangi, peserta pemilu mesti menjelaskan berapa banyak suara yang dihasilkan lawan dari kecurangan dan apa alat buktinya. Paradigma tersebut sudah tidak berlaku sejak Mahfud MD menjadi ketua MK.

Paradigma kedua, MK menyelesaikan sengketa dengan berpatok kepada kecurangan TSM. Jikapun penggugat tidak bisa mengklaim jumlah suara yang dicurangi, kata Refly, MK tetap bisa memutus perselisihan jika memang terbukti ada kecurangan bersifat TSM.

Contohnya, Pilkada Kotawaringin Barat. Kala itu, MK mendiskualifikasi pemenang lantaran melakukan kecurangan TSM.

Paradigma ketiga, yang merupakan paradigma baru, lanjut Refly, yakni pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil yang merujuk Pasal 22 UUD 1945.

Kerusuhan di depan gedung Bawaslu antara polisi dan massa penolak hasil rekapitulasi Pilpres 2019 yang memenangkan paslon Jokowi-Ma'ruf Amin.
Kerusuhan di depan gedung Bawaslu antara polisi dan massa penolak hasil rekapitulasi Pilpres 2019 yang memenangkan paslon Jokowi-Ma'ruf Amin, 22 Mei. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"Apa cirinya? Salah satunya adalah equal playing field atau lapangan pertandingan yang rata," ucap Refly.

Demi menciptakan 'lapangan yang rata' itu, UU Pemilu mengatur tata tertib sedemikian rupa. Misalnya, larangan menggunakan fasilitas negara, anggaran negara, serta kewajiban netralitas PNS dan aparat.

Paradigma ini, lanjut Refly, tidak terlalu berpatok kepada kecurangan TSM, melainkan keadilan bagi peserta selama berkontestasi.

"Kalau itu paradigmanya peluang [Prabowo-Sandi] lebih besar," kata Refly.

Meski begitu, MK akan dihadapkan waktu yang sempit untuk menangani gugatan. Berdasarkan UU No 7 tahun 2017, MK hanya memiliki 14 hari kerja.

"Kalau kita bicara TSM itu seberapa besar, ada enggak waktu untuk memeriksa semua alat bukti dan saksi-saksi," tandas Refly.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Monday, June 10, 2019

Info Baru Nih, Baterai Mobil Listrik Lebih Awet dari Mobilnya Sendiri | PT Rifan Financindo

Colokan baterai mobil Nissan LEAF ada di bagian moncong mobil Foto: Nissan

PT Rifan Financindo -  Selama ini banyak orang yang mengkhawatirkan baterai mobil listrik. Baterai dianggap seperti baterai handphone yang bisa cepat habis kapasitasnya atau gampang ngedrop. Tapi informasi terbaru disajikan oleh Nissan, ternyata baterai malah lebih awet dari mobilnya itu sendiri!

Hal tersebut disampaikan oleh Managing Director Renault-Nissan Energy Services Nissan Europe Francisco Carranza dalam pertemuan dengan beberapa wartawan termasuk wartawan detikcom, Dadan Kuswaraharja di Madrid, Spanyol, beberapa waktu lalu.

"Mobil-mobil di Eropa pada umumnya berumur 10-13 tahun. Baterai mobil listrik bisa lebih awet umurnya, kita bisa menggunakan baterainya dalam waktu 10 tahun lebih lama," ujarnya.

Hal ini bisa terjadi karena baterai mobil listrik bisa didaur ulang menjadi baterai untuk keperluan lain, bukan untuk baterai mobil saja. Bisa menjadi pengganti generator atau genset berbahan bakar diesel. Dengan demikian baterai memiliki yang Carranza sebut sebagai kehidupan kedua atau second life.

Nissan sendiri sudah menjual 400.000 mobil listrik Nissan LEAF di seluruh dunia. Dari LEAF yang sudah beredar itu, Nissan memperoleh data soal baterainya, dan mereka yakin baterai lebih tahan lama dari mobilnya.


"Kami akan mengambil baterai dari mobil listrik, dan dengan demikian baterai akan berumur 10 tahun lebih lama dari mobil," ujarnya.

Jadi dengan mobil listrik, Nissan tidak hanya mengubah daya penggeraknya kendaraan roda empat tapi juga mengubah ekosistemnya. Nissan LEAF menjadi mobil listrik terlaris di dunia. Mobil pun menjadi mobil listrik nomor satu di Eropa. Sementara di Norwegia mobil LEAF menjadi yang terlaris di semua segmen kendaraan.


"Mobil listrik selalu menjadi nomor satu di Norwegia, karena negara ini punya insentif, bukan hanya dari sisi keuangan tapi mobil listrik juga dimanjakan. Bisa digunakan di jalur bus, jadi lebih mudah buat pengguna mobil listrik. PDB-nya juga tinggi, jadi bisa beli mobil listrik," ujarnya.

Di Eropa mobil listrik perawatannya lebih murah. Untuk mengisi baterainya saja, disebutkan hanya butuh 2 euro untuk sejauh 160 km. Bayangkan jika dikonversi ke rupiah hampir 32 ribu rupiah untuk 160 km! Lebih murah dari mobil BBM ya.


Sumber : Oto.detik

PT Rifan Financindo

Friday, June 7, 2019

Tari Undokai dan Sengatan Matahari Jepang di Akhir Ramadhan | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo - Akhir Ramadhan di Jepang adalah awal musim panas dan jadi ujian kesabaran berpuasa. Warga Jepang menyambut hawa panas ini dengan tarian Undokai.

Tantangan Ramadhan di Negeri Sakura yang pertama lebih ke durasi puasa. Pada akhir musim semi ini, matahari di Jepang tenggelam sekitar pukul 19.00 sehingga seringnya merasa jetlag dengan lama waktu puasa. Sementara di Indonesia terbiasa berbuka pukul 18.00, di tanah rantau ini harus bersabar dulu kurang-lebih satu jam.

Sengatan matahari di akhir musim semi dan mendekati musim panas ini juga cukup membuat ubun-ubun nyut-nyutan. Walau suhu masih berkisar 30 derajat Celsius, rasa panasnya lebih terasa nyelekit di kulit. Terlebih di minggu keempat bulan Mei, sekolah-sekolah di Jepang sedang menggelar acara tahunan yang dikenal dengan istilah Undokai. 

Undokai atau semacam festival olahraga digelar di setiap TK, SD. SMP, dan SMA. Dalam Undokai ini, peran orang tua adalah menemani dan menyemangati sang anak saat berkolaborasi dengan teman-temannya. Bisa terbayangkan, menjalani Ramadhan bersamaan dengan kegiatan lari, menari, dan semacamnya di tengah lapangan yang terik? 

Tari Undokai dan Sengatan Matahari Jepang di Akhir RamadhanAnak-anak Jepang dan tradisi Undokai (Alvika Hening Perwita/Istimewa)
Dalam Undokai juga ada sesi makan bento bersama pada saat jam istirahat. Melihat kawan-kawan lahap memakan bento, tentu juga menjadi ujian kesabaran selanjutnya. 

Walaupun lama waktu puasa, juga cuaca terkadang menjadi tantangan tersendiri, semangat Ramadhan ini perlu dibakar kembali dengan mencari komunitas sesama muslim. Di Prefektur Fukuoka tempat kami tinggal, ada Al-Nour Islamic Culture Center. Letaknya cukup strategis, sekitar 300 meter dari Stasiun Hakozaki. 

Masjid yang didirikan pada 2009 ini terdapat empat lantai. Lantai basementuntuk dapur dan aula jemaah laki-laki. Lantai satu untuk salat jemaah laki-laki. Lantai dua untuk salat jemaah perempuan. Lantai empat untuk dapur dan aula jemaah perempuan.

Masjid juga menjadi sarana untuk bernostalgia kuliner negara asal. Dalam sajian iftar biasanya mewakili makanan khas dari suatu negara. Namun jangan harapkan berbuka dengan menu lengkap yang khas seperti di Indonesia. Keterbatasan tinggal di tanah rantau menjadikan diri tetap semangat mencari solusi. Jangan mengharapkan sesuatu yang tak pernah ada, namun selalu syukuri apa yang ada di depan mata.

Tari Undokai dan Sengatan Matahari Jepang di Akhir RamadhanAl-Nour Islamic Culture Center (Alvika Hening Perwita/Istimewa)
Di lingkungan masjid ini bisa ditemukan komunitas muslim dari beberapa negara di Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tengah, Eropa Timur, juga Afrika Utara. Komunitas ini bersatu, bekerja sama, bergantian menghidupkan masjid dengan melaksanakan iftar, juga salat Tarawih. Bukan hanya masyarakat muslim saja, nonmuslim bahkan warga Jepang yang tertarik dengan Islam dapat juga bergabung.

Bahkan masjid ini bisa berdampingan dengan tempat kremasi hewan, yang bagi masyarakat Jepang dianggap tempat yang sakral. Masjid ini letaknya tepat berhadapan dengan kremasi hewan, yang sering dijaga oleh polisi. Indahnya Islam, indahnya Ramadhan. 

*) Alvika Hening Perwita adalah warga Indonesia di Jepang, suaminya mahasiswa Kyushu University dan anggota PPI Fukuoka.
*) Artikel ini terselenggara atas kerja sama detikcom dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia (PPI Dunia)

Sumber : travel.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, June 4, 2019

20 Tempat Wisata di Banyuwangi untuk Lebaran yang Instagrammable | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo -  Traveler yang mudik ke Banyuwangi jangan hanya duduk manis di rumah. Yuk, cari udara segar dengan traveling ke tempat-tempat cantik ini.

Banyuwangi terkenal sebagai Kota Festival. Kamu yang mudik ke Banyuwangi tak perlu khawatir bosan di kampung halaman.

Selain festival, Banyuwangi juga punya banyak tempat cantik untuk dikunjungi. Sekedar minum kopi atau menghirup udara segar, detikcom mengumpulkan tempat-tempat terbaik Banyuwangi yang bisa kamu datangi, Senin (3/6/2019).

1. Taman Nasional Baluran

(I gede leo/d'traveler)(I gede leo/d'traveler)


Taman Nasional Baluran atau yang disebut juga Africa Van Java terletak di sebelah utara kota Banyuwangi. Tempat ini memang keren khususnya bagi pecinta Photography atau videography dengan savannah bekolnya seperti di Africa, Banyaknya Pohon pohon yang unik bentuknya.

Taman Nasional Baluran ini banyak jenis burung yang langka dan unik, serta hewan lainnya baik Rusa, kerbau hutan, Banteng, dan hewan lainnya. Serta Baluran ini sering di buat iklan dan film layar lebar.

2. Jawatan Benculuk

Jawatan merupakan hutan kecil seluas 3,8 hektar milik lahan perhutani yang berada di wilayah selatan Banyuwangi tepatnya di kecamatan Benculuk.

(Aldi Sanjaya Putra/d'Traveler)(Aldi Sanjaya Putra/d'Traveler)


Jawatan Benculuk merupakan tempat spot Photography di Banyuwangi, dimana tempat ini banyak sekali pohon trembesi yang usianya lebih dari 20 tahun yang begitu unik bentuk pohonnya.

3. Kawah Ijen

(I Gede Leo Agustina/d'Traveler)(I Gede Leo Agustina/d'Traveler)


Nah, ini dia Wisata andalan Banyuwangi Kawah Ijen. Kawah Ijen merupakan gunung active volcano. Yang unik di sini terdapat Blue fire hanya muncul dimalam hari serta warna danaunya yang warna hijau toscha yang tambah bikin menarik.

Perlu perjuangan untuk menuju ke kawah Ijen untuk melihat blue fire. Sekitar jam 12 malam, dini hari kita berangkat menuju ke kawah Ijen, dari kota Banyuwangi ditempuh selama 1 jam perjalanan menuju paltuding.

4. Pantai Pulau Merah

Yang suka Pantai atau cari sunset di Banyuwangi Nah ada wisata Pantai Pulau Merah. Ini tempat keren untuk menikmati matahari terbenam dan berpasir putih. untuk menuju ke pantai pulau merah dari kota Banyuwangi ditempuh selama 2 jam perjalanan ke arah selatan. yang hobby surfing juga bisa surfing di sini.

(Ahmad Fahrurroji/d'Traveler)(Ahmad Fahrurroji/d'Traveler)


Di sekitaran Pantai pulau merah banyak sekali masyarakat lokal menyediakan homestay dengan harga kisaran Rp 150.000-250.000 serta banyak mini market. Untuk tiket wisata cukup murah sebesar Rp 8.000 per orang.

5. Pantai Watu Dodol

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)


Watu Dodol dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih batu dodol. Pantai ini berjarak sekitar 2 km dari Pelapuhan Ketapang.

Ada terdapat bongkahan batu besar di tengah jalan Pantai Watu Dodol. Pada bongkahan batu besar itu terdapat di atasnya patung Gandrung atau penari khas Banyuwangi. Di sekitar pantai ini juga banyak tempat wisata kuliner yang sayang untuk kamu lewatkan.


6. Teluk Hijau atau Green Bay

(Istimewa/Sertu Mar Kuwadi)(Istimewa/Sertu Mar Kuwadi)


Tempat wisata Banyuwangi untuk libur lebaran selanjutnya yang harus kamu kunjungi yaitu Green Bay. Green Bay merupakan pantai yang memiliki warna jernih kehijauan. Pantai ini masuk dalam Taman Nasional Meru Betiri yang memiliki hamparan pasir putih yang lembut, serta dikelilingi hutan tropis. Kamu dapat melakukan banyak kegiatan bersama keluarga di Green Bay ini seperti berenang, snorkeling, bermain pasir, serta memancing.

7. Waduk Bajulmati

(Ardian Fanani/detikcom)(Ardian Fanani/detikcom)


Waduk Bajulmati merupakan duplikat Raja Ampat yang bisa kamu jangkau lebih mudah. Kamu tidak perlu jauh-jauh ke Raja Ampat untuk mendapatkan pemandangan yang serupa ini. Luas Waduk Bajulmati ini berkisar 1.800 hektare yang terdapat gundukan-gundukan tanah menyerupai gugusan pulau.

8. Pantai Plengkung

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)


Pantai Plengkung juga disebut G-Land yang terletak di dalam kawasan Wisata Nasional Alas Purwo. Ombak yang dimiliki pantai ini cukup menantang bagi para peselancar. Banyak yang mengatakan bahwa ombak di Pantai Plengkung ini mirip seperti di Hawaii.

9. Pulau Tabuhan

Pulau Tabuhan merupakan pulau cantik yang tak berpenghuni. Pulau ini memiliki hamparan pantai yang eksotis. Di sana juga terdapat keindahan pemandangan bawah laut yang mempesona.

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)


Terdapat banyak biota laut dan coral yang cantik menghiasi panorama bawah laut. Bagi kamu dan keluarga yang suka untuk snorkeling dapat memilih untuk mendatangi Pulau Tabuhan jika berlibur ke Banyuwangi.

10. Air Terjun Lider

Jika kamu ingin menikmati wisata air terjun bersama keluarga untuk libur lebaran dapat memilih Air Terjun Lider. Air terjun ini memiliki ketinggian 60 meter yang membuatnya menjadi air terjun tertinggi di Banyuwangi.

Wisata air terjun ini semakin indah ketika percikan air terjun jatuh ke bawah terkena sinar matahari dan memantulkan sinar pelangi.


11. Desa Osing

Kota Banyuwangi juga menyuguhkan wisata daerah yang dapat dikunjungi sebagai libur lebaran bersama keluarga selanjutnya. Desa Osing masih memiliki warga yang masih mempertahankan adat istiadat asli Banyuwangi.

(Rachman Haryanto/detikcom)(Rachman Haryanto/detikcom)


Desa Osing memiliki tradisi puputan, nginang, slametan, dan tumpeng sewu. Ciri khas rumah Desa Osing ini menggunakan kepala burung bouraq di bagian pintunya. Kamu juga dapat menyaksikan festival setiap tahunnya yang diadakan masyarakat Osing ini.

12. Pemandian Taman Suruh

Pemandian Taman Suruh ini akan menjadi pilihan yang tepat untuk libur lebaran bersama keluarga. Pemandian ini berada di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Tempat wisata ini memiliki luas 3,5 hektare yang berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Disana terdapat mata air dingin dari bebatuan, sehingga menjadi pilihan tepat untuk dijadikan objek wisata pemandian.

Itulah 10 tempat wisata Banyuwangi yang dapat menjadi pilihan kunjunganmu dan keluarga. Dengan banyaknya pilihan objek wisata di Banyuwangi ini, kamu dapat mendiskusikan dengan keluarga untuk memilih Banyuwangi sebagai tempat berlibur saat lebaran.

13. Pasar Tradisional Banyuwangi

Pasar Tradisional Banyuwangi ini letaknya tidak berjauhan dengan Mal Pelayanan Publik Banyuwangi.

Nuansa tradisional sangat terasa karena pada bagian atap, ada ukiran kayu. Masuk ke dalam, berderet, kios-kios yang menjajakan beragam kuliner. Ada makanan dan minuman. Pasar Tradisional ini dirancang untuk tempat nongkrong.

Ada lebih dari 30 kios yang berjejer. Kios-kios ini sangat unik karena bagian depannya ada kayu ukiran. Bahkan pintu kios ini terbuat dari kayu yang diukir.

14. Kampung Lego

Wisata Kopi Lego terletak di Lingkungan Lerek, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro. Desa ini terkenal dengan perkebunan kopi rakyatnya. Hampir setiap rumah di sana, menanam kopi di pekarangan rumah dan kebunnya.

Tidak hanya berhenti di situ, warga desa Gombengsari juga memperkenalkan potensi kopi yang dimilikinya melalui pariwisata. Mereka lalu membuat paket wisata edukasi kopi. Di sini, wisawatan akan dikenalkan berbagai proses kopi.

15. Pantai Rajegwesi

Mudik ke Banyuwangi, Ini 20 Destinasi yang Instagrammable(Budi Sugiharto/detikcom)


Pantai yang terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran ini merupakan tempat wisata alam sekaligus sejarah yang sangat menarik untuk dikunjungi. Berada di sini, Anda bisa menyaksikan keindahan pantai dan bunker sisa kejayaan bangsa Jepang di masa penjajahan. Pantai Rajegwesi memiliki keunikan yang tak banyak dimiliki pantai-pantai lain.

Pasir pantai berwarna kecokelatan dan sangat lembut. Hal ini dikarenakan pasir pantai bercampur dengan endapan lumpur yang terbawa air sungai saat banjir. Selain keindahan alam dan nilai sejarahnya, Anda juga bisa melihat kehidupan masyarakat sekitarnya. Sebagian besar masyarakat sekitar tempat wisata di Banyuwangi ini berkerja sebagai nelayan. Anda bisa melihat perahu nelayan yang diparkir di bagian barat pantai, sedangkan bagian timur dibiarkan lapang untuk tempat penyu bertelur.

16. Air Terjun Kalibendo

Terletak sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi, Air Terjun Kalibendo menawarkan pemandangan luar biasa indah dan menenangkan, air jernih dan sungai-sungai dengan air dingin yang mengalir di sekitar air terjun. Berada di dataran tinggi, membuat tempat wisata ini memiliki udara yang sejuk dan menyenangkan.

Jika berangkat dari Kampung Anyar, Glagah, Anda akan disuguhi pemandangan yang tak kalah indah. Anda akan diajak melewati perkebunan teh, kopi dan cengkeh yang berupa hamparan hijau menyejukan mata. Suasana pedesaan juga dapat Anda rasakan dalam perjalan menuju ke air terjun setinggi 10 meter ini.

17. Agrowisata Kali Klatak

Ini adalah pelopor agrowisata pertama di Banyuwangi. Agrowisata Kali Klatak sebelumnya dimiliki oleh Belanda di bawah Mij Moorman & Co. sampai akhirnya beralih ke tangan pengusaha pribumi, R. Soehoed Prawiroatmodjo.

Berada di lereng gunung dengan ketinggian mencapai 450 meter di atas permukaan laut membuat tanah di sini cukup subur yang cocok untuk bertanam apapun. Hasil perkebunannya meliputi karet, kopi, cokelat, kelapa, buah-buahan dan beragam rempah.

18. Taman Gandrung Terakota

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)


Taman Gandrung Terakota dibangun di lahan persawahan terasering di kaki Gunung Ijen, tepatnya kawasan Jiwa Jawa Ijen Resort, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

Taman Gandrung Terakota ini menjadi sebuah 'Situs Rawat Ruwat' seni budaya, dalam satu kawasan bukit hijau dan hamparan sawah yang di dalamnya tersaji lengkap dalam satu wilayah.

Ada amfiteater terbuka, galeri seni rupa, pementasan dramatari, perhelatan musik, dan beragam tanaman endemik daerah setempat dipadukan dengan patung-patung Gandrung tersebut.

19. Taman Blambangan

Setiap malam minggu di Taman ini selalu digelar pentas seni yang menampilkan keragaman budaya Banyuwangi. Ruang yang dijadikan panggung adalah di sisi barat dari taman yang bersisian dengan Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu).

(Putri Akmal/detikcom)(Putri Akmal/detikcom)


Tak hanya menyajikan kesenian daerah di Taman ini juga tersedia tempat bermain anak, wall climbing, lapangan basket dan lapangan skate board. Bagi anda yang merasa ingin wisata kuliner juga ada 'Stand Kuliner Blambangan' di bagian barat Taman.

20. Geopark Gunung Rante

Geopark Gunung Rante ini masih berada sekitar TWA Kawah Ijen. Gunung ini berhadapan langsung dengan Gunung Ijen. Jaraknya tak jauh, hanya sekitar 100 meter dari areal parkir Paltuding.

Di Gunung ini, pendaki bisa melihat pemandangan 180 derajat kota Banyuwangi. Tak hanya itu keindahan alam mulai laut, Gunung dan daratan rendah Banyuwangi terpampang luas. Jika pagi dan sore hari, dipuncak Gunung Rante pendaki bisa merasakan hidup diatas awan. Karena sebagian Gunung akan tertutup awan putih.



Sumber : travel.detik

PT Rifan Financindo