Showing posts with label PT Rifan Financindio berjangka. Show all posts
Showing posts with label PT Rifan Financindio berjangka. Show all posts

Monday, June 17, 2019

Polisi: 12 Orang Tewas-43 Luka Akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali | PT Rifan Financindo

Polisi: 12 Orang Tewas-43 Luka Akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali

PT Rifan Financindo - Kecelakaan beruntun terjadi di KM 151 Tol Cipali arah Jakarta. Kecelakaan menyebabkan 12 orang korban meninggal dunia dan 43 orang terluka.

"Ada 12 yang meninggal kemudian 11 luka berat kemudian 32 yang luka ringan," kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono saat dihubungi, Senin (17/6/2019).

Kecelakaan dilaporkan terjadi pada dini hari tadi. Kecelakaan juga mengakibatkan kepadatan di lokasi. 

"Ada empat kendaraan yang terlibat," ujar dia. 

Mariyono saat ini sedang bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Sufahriadi untuk mengecek korban di rumah sakit.

"Sekarang lagi saya dampingi Kapolda untuk cek ke rumah sakit," imbuhnya. 


Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, April 23, 2019

Bukan Taksi, Mitsubishi Incar Pemerintah untuk Pakai Mobil Listrik | PT Rifan Financindo

Taksi Blue Bird Foto: Agung Pambudhy 
PT Rifan Financindo - Blue Bird menyatakan mulai Mei 2019, armada taksi berbekal listrik sudah mulai berkeliaran di jalanan Jakarta. Meski demikian, Mitsubishi menyatakan sasaran segmen kendaraan listrik mereka di Indonesia bukanlah menjadi taksi.

Namun jika memang Mitsubishi bermain di segmen mobil listrik, Mitsubishi lebih berniat untuk lebih mensosialisasikan keunggulan mobil listrik sehingga pantas untuk dipilih.


Seperti yang disampaikan Head of PR & CSR Dept. PT MMKSI Aditya Wardani, kepada detikcom, Senin (22/4/2019).

"Untuk Mitsubishi Motors sendiri, kami memiliki segmen kendaraan listrik yang berbeda," kata Aditya Wardani.
Aditya Wardani mengatakan Mitsubishi lebih meniatkan untuk bekerjasama dengan pemerintah.

"Dalam implementasinya nanti, kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk dapat mensosialisasikan kendaraan listrik kepada masyarakat, baik itu PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) ataupun BEV (Battery Electric Vehicle/ mobil listrik murni)," ujarnya.

"Termasuk juga pengembangan infrastrukturnya dengan kendaraan listrik kami, yaitu Outlander PHEV dan i-MiEV," tambahnya.

Sumber: OTo.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, April 9, 2019

Melirik Peluang Emas sebagai Instrumen Investasi Syariah | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo - Tren investasi syariah berkembang pesat hampir di seluruh dunia. Bagaimana tren emas sebagai aset investasi syariah di sektor keuangan saat ini?  
Berdasarkan laporan World Gold Council, sektor keuangan syariah merupakan pasar yang cukup besar. Pada 2017, total aset investasi syariah telah melampaui US$2 triliun untuk pertama kalinya. Bahkan, beberapa analis memproyeksikan return jangka panjang investasi syariah dapat tumbuh lebih dari level 9%. 
Tren investasi emas sempat tersendat akibat belum adanya kejelasan mengenai aturan investasi aset save haven tersebut, terutama dalam kerangka investasi syariah. Perdebatan tentang apakah emas adalah mata uang atau komoditas menghambat laju investasi. 
Ketidakpastian tersebut hilang ketika standar syariah tentang emas, yang memuat kerangka kerja komprehensif mengenai pengembangan produk investasi emas, diluncurkan pada 2016. Standar baru tersebut memuat aturan mengenai investasi emas dalam beragam bentuknya seperti emas ETF (exchange trade funds), akun investasi emas atau vaulted gold, rencana tabungan emas, hingga kontrak spot atau fisik. 
Sejak standar tersebut diluncurkan, hingga kini sejumlah produk investasi berdasarkan aturan syariah pun banyak muncul dan semakin berkembang. 
Berdasarkan penelitan World Gold Council, terdapat banyak jenis produk emas yang dijadikan aset investasi syariah. Setiap produk investasi tersebut memiliki fungsi dan kebutuhan yang berbeda-beda. 
"Variasi cara pandang investor tersebut sangat dapat dimaklumi, seperti emas fisik yang disimpan di rumah atau di lemari besi adalah investasi nyata yang dimiliki di luar sistem keuangan. Kebiasaan itu mungkin berhubungan kuat dengan budaya tradisional, yang menempatkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang," tulis World Gold Council seperti dikutip dalam risetnya bertajuk Emas dalam Investasi Islam, Minggu (7/4/2019). 
Produk logam mulia dalam bentuk fisik seperti emas batangan, koin, dan yang dijadikan perhiasan berkarat tinggi dipandang sebagai alat investasi untuk melindungi kekayaan atau menghasilkan return untuk jangka panjang. 
Emas ETF dan akun investasi emas atau vaulted gold, juga dianggap investor memiliki fungsi yang sama yakni sebagai instrumen investasi jangka panjang. Hanya saja produk ini juga membuka kemungkinan terjadinya kondisi spekulatif yang dapat menghasilkan keuntungan dalam jangka pendek. 
Di sisi lain, emas ETF dirancang untuk mudah diperdagangkan secara online. Struktur perdagangan yang transparan mungkin menjadi nilai lebih bagi investor yang mencari keuntungan investasi jangka pendek melalui ETF. 
Emas ETF juga masih dinilai menjadi aset investasi yang lebih aman dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, seperti obligasi dan saham. Tidak hanya itu, emas ETF dinilai lebih aman dibandingkan dengan aset kripto. 
"Hanya 20% dari mereka yang kami survei diinvestasikan ke aset kripto dan mereka terutama melakukannya untuk memenuhi tujuan jangka pendek atau spekulatif," papar World Gold Council. 
Walaupun demikian menariknya, proporsi investor yang memegang aset kripto lebih tinggi dibandingkan dengan investor yang memilih aset investasi emas sedangkan 25% investor yang melakukan investasi emas juga mengalokasikan investasi mereka di aset kripto. 
Fakta bahwa investor melihat produk investasi emas sebagai beberapa fungsi yang berbeda membantu menjelaskan alasan di balik tumpang tindih dalam pemilihan aset investasi. Emas dilihat sebagai penyeimbang aset investasi satu sama lain. 
Kemudian, sebagian besar responden menyatakan preferensi yang kuat untuk memilih emas batangan dan koin sebagai produk emas investasinya, yang disusul oleh produk investasi akun investasi emas/vaulted gold, dan emas ETF. 
Meski hal tersebut mencerminkan ketersediaan produk emas saat ini lebih banyak yang memilih investasi fisik, tetapi nyatanya telah banyak produk lebih canggih diluncurkan. Selain itu pemahaman tentang peran produk yang berbeda telah meningkat di antara investor, dan preferensi tersebut akan cenderung berubah. 
Secara keseluruhan, investor kini memandang emas sebagai aset investasi jangka panjang yang berpadu dengan persepsi mereka tentang investasi syariah yang dinilai lebih aman dari investasi produk konvesional. 
Dalam risetnya, World Gold Council mengatakan bahwa jika atribut produk ini dikomunikasikan secara jelas dan efektif, emas memiliki peluang yang jelas untuk memperkuat posisinya sebagai aset investasi syariah.

Sumber: Maerket.bisnis

Tuesday, March 26, 2019

Penyidik Hingga Dokter Jadi Saksi Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 6 saksi untuk sidang Ratna Sarumpaet hari ini. Saksi yang dihadirkan yakni penyidik Polda Metro Jaya dan beberapa pihak dari RS Bina Estetika.

"Ada 6 dari pihak penyidik dan dari RS Bina Estetika, rumah sakit operasi bedah. Dokter sama perawat," kata Kajari Jaksel Supardi, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/3/2019).


Supardi menyebut ada tiga penyidik Polda Metro Jaya yang dipanggil menjadi saksi, begitu juga dari pihak rumah sakit. Sidang Ratna sendiri akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Belum (saksi politisi). Awal-awal kan memang pelapor dulu,"  Ratna Sarumpaet didakwa membuat onar lewat hoax penganiayaan dirinya. Cerita kebohongan Ratna Sarumpaet dimulai setelah operasi plastik di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam surat dakwaan, diuraikan soal tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau pengencangan kulit muka Ratna Sarumpaet. Ratna rawat inap di RS Bina Estetika dilakukan pada 21-24 September 2018.

"Bahwa selama menjalani rawat inap tersebut, terdakwa beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisi lebam dan bengkak akibat tindakan medis," kata jaksa membacakan surat dakwaan Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (28/2).

Ratna Sarumpaet lalu mengirimkan foto-foto dengan muka lebam tersebut ke sejumlah orang, termasuk tokoh-tokoh hingga Prabowo Subianto. Perbuatan Ratna Sarumpaet menceritakan tentang penganiayaan dan mengirimkan foto-foto wajah dalam keadaan lebam dan bengkak disebut jaksa merupakan rangkaian kebohongan Ratna untuk mendapat perhatian dari masyarakat, termasuk tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Padahal wajah lebam dan bengkak merupakan akibat tindakan medis operasi perbaikan muka.

Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.



Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Friday, March 8, 2019

Harga Emas Comex Naik 1 Poin Pukul 08.47 WIB | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo - Harga emas Comex  bergerak naik pada perdagangan hari ini, Jum'at (08/03/2019)
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka dengan penguatan  0,05% atau 0,6 poin di level US$1.286,70 per troy ounce.
Pada pukul 07.20 WIB emas lanjut naik 0,02% atau 0,2  poin ke level US$1.286,30 per troy ounce.
Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.1286-US$1.287,10 per troy ounce.
Adapun pada perdagangan kemarin, Rabu (06/03/2019) harga emas ditutup turun 0,12% atau 1,50 poin di level US$1.286,10 per troy ounce.
Bagaimana pergerakan harga emas comex selanjutnya? Ikuti lajunya secara live di Bisnis.com:



09:05 WIB

Pukul 08.47 WIB: Harga Emas Comex Naik 1 Poin

Harga emas Comex kontrak April 2019 naik 1 poin atau 0,08% ke level US$1.287,10 per troy ounce, saat indeks dolar AS turun tipis 0,042 poin atau 0,04% ke posisi 97,625 pagi ini.
harga emas Atum 24 karat 
Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo