Monday, April 8, 2019

Bukan Hanya BR-V, Semua Mobil Honda Harus Berkorban untuk Brio | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo - Keputusan ekspor Honda Brio membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) harus melakukan penyesuaian produksi. Sebab, kapasitas produksi mobil yang berada di Karawang, Jawa Barat, sudah penuh. Oleh sebab itu, semua mobil Honda di Indonesia harus berkorban demi Brio.

Salah satu yang berdampak signifikan adalah saudara satu platformnya, Honda BR-V. Disebutkan, BR-V akan jadi model yang paling berkorban agar urusan ekspor Brio rakitan dalam negeri bisa lancar.

"kapasitas produksi kan fix ya. Sedangkan sekarang ada tambahan produksi ekspor. Maka penyesuaian pasti ada. Ya, salah satu yang berdampak signifikan adalah BR-V," ungkap Assistant Manager Public Relation Department PT Honda Prospect Motor (HPM) Yulian Karfili di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4/2019).

"Penyesuaian sih pasti selalu ada tergantung permintaan pasarnya seberapa besar. Semuanya (produksi Honda) akan ada adjustment," lanjut dia lagi.

Namun besaran penyesuaian produksi tadi tergantung pada permintaan Brio di kancah internasional. "Tergantung market, tergantung demand juga mana yang harus kami adjust," ungkap Karfili.

Sebelumnya ancaman pengurangan produksi Honda BR-V sempat terlontar beberapa waktu lalu sesaat Honda Prospect Motor memutuskan untuk mengekspor Brio ke Vietnam dan Filipina. Hal itu dikatakan Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy.

"Kapasitas untuk Brio itu 180 ribu, tahun ini sekitar hampir 50 ribu. Produksi Brio sendiri setelah lakukan debut ekspor tergantung permintaan konsumennya. Kalau sekarang, karena belum ada produk baru, diupayakan produksi masih berjalan baik. Jika permintaan kurang kita harus atur stoknya supaya efisien. Bila ada yang harus disesuaikan (model yang dikorbankan untuk produksi Brio-Red), mungkin BR-V. Karena CR-V sudah kami turunkan sejak Januari-Februari ini," kata Jonfis. 


Sumber: Oto.detik
PT Rifan Financindo

Friday, April 5, 2019

Rupiah Ditutup Menguat 4 Hari Berturut-turut | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Rupiah berhasil ditutup menguat cukup signifikan dan melanjutkan reli penguatannya dalam 4 hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Kamis (4/4/2019), rupiah berhasil ditutup menguat 0,282% atau naik 41 poin menjadi Rp14.183 per dolar AS.
Rupiah berhasil menguat di saat mayoritas mata uang Asia lainnya terdepresiasi dan menjadi yang terkuat di antara kelompok mata uang Asia,
Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor bergerak di level 97,077 melemah tipis 0,01%.
Mengutip riset harian Asia Trade Point Futures, keperkasaan rupiah ditopang oleh optimisme pelaku pasar terhadap perkembangan perundingan perdagangan antara AS dan China.
Wakil Perdana Menteri China dijadwalkan untuk berkunjung selama 3 hari di Washington untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Di sisi lain, pernyataan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry  Kudlow menyebutkan bahwa pihak China mengakui ada masalah dalam hal perlindungan atas kekayaan intelektual dan transfer teknologi. 
"Hal tersebut meningkatkan keyakinan pasar bahwa perundingan ini akan berjalan kondusif, karena baru kali ini China mengakui hal tersebut," tulis Asia Tradepoint Futures seperti dikutip dalam risetnya, Kamis (4/4/2019).
Sementara itu, Analis PT Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengatakan bahwa katalis positif rupiah lainnya berasal dari data ketenagakerjaan AS versi ADP untuk Maret tercatat melambat.
"Data tersebut dijadikan bencmark oleh pasar untuk rilisnya data yang resmi pada Jumat, sehingga pasar juga menjadi pesimistis dan penguatan rupiah sebagai antisipasi rilisnya data tersebut," ujar Dini saat dihubungi Bisnis, Kamis (4/4/2019).
Tercatat pertumbuhan tenaga kerja AS hanya sebanyak 129.000 atau di bawah ekspektasi pasar sebanyak 184.000.  
Dia memperkirakan pada perdagangan Jumat (5/4/2109), rupiah akan diperdagangkan di level Rp14.100 per dolar AS hingga Rp14.250 per dolar AS

Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Thursday, April 4, 2019

Bawa 26 Paket Sabu, Seorang Buruh Diringkus Polda Kalsel | PT Rifan Financindo

Bawa 26 Paket Sabu, Seorang Buruh Diringkus Polda Kalsel

PT Rifan Financindo - Anggota Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel meringkus seorang buruh karena ketahuan mengantongi 26 paket sabu siap edar. Pelaku ditangkap saat akan melakukan transaksi.

"Tersangka ditangkap saat ingin bertransaksi, di mana dia membawa dan menguasai paket sabu-sabu di tangan kanannya," kata Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Sigit Kumoro di Banjarmasin, dikutip dariAntara, Kamis (4/4/2019).

Sigit mengatakan buruh pria berinisial ZA itu telah dipantau polisi sejak beberapa waktu lalu. Ia kerap terlihat melakukan transaksi narkoba.

Tim yang dipimpin Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kalsel Kompol Ugeng Sudia Permana langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mendapat informasi keberadaan Target Operasi (TO) yang membawa sabu-sabu. ZA ditangkap pada Selasa (2/4).

"Pelaku disergap tak jauh dari kediamannya di Gang Siaga Jalan Berkat Mufakat, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Selasa (2/4) pagi, sekitar pukul 10.00 WITA," ungkap Sigit.

Barang bukti yang disita adalah 26 paket sabu-sabu dengan berat total 10,88 gram. ZA pun langsung digiring ke Polda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Kami ingatkan kepada masyarakat agar tidak terbujuk rayu jaringan bandar untuk ikut mengedarkan. Karena sudah banyak orang-orang kecil seperti buruh dan pemuda pengangguran yang ditangkap jadi kurir," tandas Sigit. 


Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, April 2, 2019

Kenaikan Gaji PNS 2019 Mulai Golongan I, II, III dan IV, Segini Besaran Gajinya | PT Rifan Financindo




PT Rifan Financindo -  Pemerintah Provinsi DIY saat ini menanti peraturan menteri keuangan (PMK) terkait dengan kenaikan gaji yang akan dicairkan April ini.

Kenaikan gaji sebesar 5 persen ini diharapkan tetap menjadi cambuk agar PNS bisa bekerja lebih optimal.

“(Soal kenaikan gaji) kami masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai petunjuk teknisnya,” jelas Sekda DIY, Gatot Saptadi saat ditemui di kantornya, Senin
(1/4/2019).

Menurutnya, penyusunan PMK ini membutuhkan waktu untuk disampaikan ke seluruh Pemda yang ada di Indonesia.

Gatot pun belum mengetahui rincian besaran kenaikan gaji yang akan diberikan.

Hal ini karena masih akan dihitung oleh BKD terkait dengan kenaikan sesuai dengan golongannya.

“Yang penting PMK nanti ada dan diatur bagaimana mekanisme transfer dananya. Tinggal nanti BKD menentukan besaran kenaikan sesuai dengan golongan. Tunggu saja,”
ujarnya.

Menurut Gatot, kenaikan gaji ini perlu disyukuri dan juga diapresiasi.

Hal ini menjadi wujud pemerintah memperhatikan kesejahteraan PNS. Namun, mensyukuri saja tidak cukup, Gatot juga menegaskan ada upaya untuk peningkatan kinerja.
Meski demikian, Gatot belum mengetahui secara persis mengenai kenaikan itu apakah hanya gaji bulan April atau dirapel dari Januari hingga April.

Dia hanya menegaskan, seberapapun kenaikan gaji, pekerjaan dan kualitasnya harus meningkat.

“Peningkatan penghasilan menjadi bagian supporting kerja labih bagus. Memang lebih efektif juga ada tunjangan kinerja karena itu korelasi dengan kinerja. Kalau mundak (naik) kerja harus lebih baik,” urainya.

Kepala BKD DIY, Agus Supriyanto menjelaskan, jumlah PNS di DIY mencapai 12.000 PNS. Pencairan kenaikan gaji ini juga masih menunggu peraturan dari pemerintah pusat.

Kenaikan gaji 5 persen mulai berlaku setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan
Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Hal ini dilakukan dengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan PNS, pemerintah memandang perlu menaikkan gaji pokok
pegawai negeri sipil.

Pencairan kenaikan gaji ini berlaku untuk periode Januari-April. Pembayaran kenaikan gaji 5% dirapel dari awal tahun.

Dalam lampiran PP disebutkan sebagai berikut:

1. Gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 (sebelumnya Rp 1.486.500).


2. Gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp 5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).


3. Gaji PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji Rp 2.022.200 (sebelumnya Rp 1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp 3.820.000
(sebelumnya Rp 3.638.200)

4. Gaji PNS Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp 2.579.400 (sebelumnya Rp 2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi
Rp 4.797.000 (sebelumnya Rp 4.568.000).

5, Gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 3.044.300 (sebelumnya Rp 2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp
5.901.200 (sebelumnya Rp 5.620.300).

Lampiran PP (setkab.go.id)



Gaji Perangkat Desa

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memastikan, gaji perangkat desa tahun 2019 bakal setara dengan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan IIA.

Peraturan pemerintah yang mengatur tentang gaji perangkat desa itu akan direvisi dan diharapkan bisa terbit dalam waktu 2 pekan ini.

Jokowi menemui ribuan perangkat desa di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Di akun Instagram resminya Jokowi mengungkapkan, dirinya sudah lama mendengar tentang tuntutan gaji perangkat desa agar setara dengan PNS golongan IIA.

Pada pertemuan itu Jokowi memastikan bahwa gaji perangkat desa akan disetarakan dengan PNS golongan IIA, dengan memperhatikan masa kerja.

"Ini seperti bertemunya ruas dan buku. Mereka menuntut, dan pemerintah juga telah memutuskan: perangkat desa akan diberikan penghasilan setara ASN golongan 2A dengan mempertimbangkan masa kerja. Peraturan Pemerintah tentang hal ini segera direvisi," jelas Jokowi.


Tak hanya itu, kepala desa dan perangkat desa di seluruh Indonesia juga akan mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS.




Sumber: jogja.tribunnews
PT Rifan Financindo

Monday, April 1, 2019

Kinerja Rupiah : Ditutup Cukup Kuat di Kuartal I, Hati-hati di Kuartal II | PT Rifan Financindo

Karyawan bank memperlihatkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Jakarta, Senin (7/1/2019).

PT Rifan Financindo - Menutup kuartal pertama tahun ini, rupiah berhasil bertahan di posisi zona hijau dan menguat cukup baik.
Walaupun demikian, rupiah dinilai masih harus tetap bekerja lebih keras pada kuartal kedua mengingat masih banyaknya ketidakpastian global dan kekhawatiran pasar terhadap potensi resesi global.
Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang kuartal I/2019 rupiah berhasil menguat 1,032% melawan dolar AS dan ditutup pada level Rp14.243 per dolar AS.
Rupiah menduduki posisi lima besar mata uang dengan kinerja terbaik di klasemen Asia dan kalah terhadap ringgit, baht, dan yuan offshore serta yuan renmimbi.
Padahal, pada perdagangan awal tahun, rupiah sempat jauh memimpin penguatan di kelompok mata uang Asia akibat sentimen Federal Reserves yang memberikan sinyal untuk lebih sabar dalam menaikan suku bunganya sehingga membuat dolar AS kehilangan daya tarik.
Seperti pada penutupan perdagangan Kamis (31/1/2019) rupiah menguat cukup tajam 1,131% atau naik 159 poin menjadi Rp13.937 per dolar AS.
Adapun, pada kuartal I/2019 rupiah diperdagangkan dengan level terendah di Rp13.920 per dolar AS pada perdagangan Rabu (6/2/2019) dan level tertinggi di Rp14.458 per dolar AS pada pembukaan perdagangan tahun ini, Rabu (2/1/2019).
Kemudian, rupiah kembali melemah sepanjang perdagangan satu bulan lalu, menjadi kinerja terburuk kedua pada kelompok mata uang Asia melemah 1,222% akibat ketidakpastian geopolitik seperti perundingan perdagangan AS dan China, serta Brexit.
Pada perdagangan pekan lalu, Jumat (29/3/2019), rupiah ditutup melemah tipis, hanya turun 1 poin menjadi Rp14.243 per dolar AS.
Di lain sisi, kinerja rupiah pada kuartal pertama tahun ini masih lebih baik dibandingkan dengan kinerja rupiah pada kuartal pertama tahun lalu. Sepanjang perdagangan kuartal pertama 2018, rupiah melemah 1,58% melawan dolar AS.
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pergerakan rupiah pada kuartal pertama tahun ini memang cukup baik, hanya saja rupiah diprediksi akan melemah pada kuartal kedua akibat ketidakpastian global seperti perang dagang AS dan China serta Brexit.
"Sentimen pergerakan rupiah pada kuartal kedua temanya hanya dua saja, perundingan perdagangan AS dan China juga Brexit, yang keduanya masih belum ada kepastian hingga kuartal kedua nanti," ujar Ibrahim kepada Bisnis, Minggu (31/3/2019).
Sebagai informasi, tenggat waktu keluarnya Inggris dari benua biru disetujui oleh Uni Eropa untuk diperpanjang hingga 12 April 2019 akibat kebuntuan dalam menemukan kesepakatan Brexit.
Tenggat waktu Brexit sebelumnya dijadwalkan pada 29 Maret 2019.
Selain itu, pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pun juga diundur menjadi akhir April 2019 yang sebelumnya direncanakan bertemu pada 27 Maret 2019.
Sampai saat ini, kedua negara tersebut pun masih melakukan perundingan untuk menemukan jalan tengah dari perang dagang yang terjadi sepanjang tahun lalu.
Imbas dari hal tersebut, saat ini hampir seluruh bank sentral di dunia juga mengubah sikapnya menjadi lebih dovish dalam kebijakan moneternya maupun dalam pandangan pertumbuhan ekonominya. 
Selain itu, pergerakan rupiah pada kuartal kedua juga akan dibebani oleh reli penguatan minyak mentah dunia akibat kebijakan pemangkasan pasokan oleh OPEC dan sekutunya, serta sanksi AS terhadap negara minyak Iran dan Venezuela.
Indonesia yang merupakan negara net importir minyak, mau tidak mau harus mengimpor komoditas tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Oleh karena itu, kenaikan harga komoditas tersebut akan membuat prospek neraca perdagangan dan transaksi berjalan Indonesia akan tertekan.
Ibrahim memproyeksi rupiah akan bergerak di level Rp14.150 per dolar AS sepanjang kuartal II/2019.
Di sisi lain, tim riset UOB yang dipimpin oleh Suan Teck Kin mengatakan bahwa jika melihat PDB Indonesia yang belum pulih dan di tengah ketidakpastian sektor eksternal, pihaknya melihat pemotongan suku bunga dari BI justru akan mengurangi dukungan untuk kinerja rupiah.
"Hal tersebut karena Indonesia memiliki defisit fiskal dan transaksi berjalan, ini akan membuat rupiah rentan terhadap pelemahan. Bahkan, bulan lalu, ketika pasar cenderung untuk memilih adanya pemotongan suku bunga dari BI, rupiah justru melemah lagi dari Rp14.000 menjadi Rp14.200 terhadap dolar AS," tulis UOB dikutip dari riset yang bertajuk Laporan Outlook Kuartal II/2019 UOB, Minggu (31/3/2019).
Walaupun demikian, penurunan suku bunga oleh BI dapat dilihat secara positif untuk komunitas investasi sebagai sinyal yang baik bahwa adanya pertumbuhan dan memicu arus masuk investor baru sehingga mendukung rupiah.
Secara keseluruhan, proyeksi pelemahan rupiah dapat diimbangi oleh dovishnya The Fed terhadap kenaikan suku bunganya yang akan menekan laju dolar AS.
Oleh karena itu, UOB memprediksi rupiah akan bergerak di level Rp14.150 per dolar As sepanjang kuartal II/ 2019.


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Friday, March 29, 2019

Hal Ini yang Membuat Ibu Dorong Anak dari Mobil Lakukan Perbuatannya | PT Rifan Financindo


PT Rifan Finanicndo - Motif dibalik aksi ibu yang mendorong anaknya yang masih SD keluar dari mobil terungkap. Si ibu mengaku emosi lantaran sang anak menolak les. Sampai akhirnya aksi kekerasan itu terjadi.

"Motifnya salah paham saja, karena sang anak disuruh les tidak mau. Alasan sang anak tidak dibawakan baju ganti," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada detikcom, Kamis (28/3/2019), malam.

Perselisihan akhirnya terjadi. Sang ibu tak bisa mengontrol emosi dan bertindak di luar kepantasan sebagai orang tua. "Karena membantah, ibunya marah," tegas Komang.

Menurut Komang, peristiwa itu akhirnya bisa reda, setelah sang anak meminta maaf kepada ibunya, karena sudah berani melawan.

"Kemudian sang anak minta maaf karena sudah membantah, apa yang diminta ibunya," tutur Komang.

Polisi sebelumnya berhasil mengindentifikasi perempuan dewasa yang terekam dalam video. Identitasnya kemudian ditelusuri dan mendatangi kediamannya. Si ibu mengakui perbuatannya.

"Itu terjadi spontan, reflek dan saya khilaf karena emosi dan berbuat tak elok dan tak pantas dilihat dan saya tak memiliki sedikit pun menyakiti putri saya tercinta," ucap si ibu saat membacakan klarifikasi.

Si ibu turut mengungkapkan hubungan dirinya dengan sang putri telah normal kembali pascakejadian itu. Dirinya juga telah menyadari kesalahannya. "Kami baik-baik saja setelah itu, kembali normal," ujarnya.

Diakui bahwa perselisihan terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, pada Selasa (26/3/2019), sekitar pukul 15.30 WIB. Emosi menyulut si ibu hingga kehilangan kontrol.



Sumber: News.detik
PT Rifan Finanicndo

Thursday, March 28, 2019

Mobil China Bidik Rush-Terios, Harga Jimny di Thailand Rp 700 Juta | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Persaingan penjualan mobil di Indonesia semakin memanas. Persaingan tersebut tidak hanya terjadi si segmen MPV. SUV pun berlomba-lomba menjadi yang terlaris se-Indonesia.

Beragam mobil SUV ditawarkan di Tanah Air. Ada yang harganya mahal, tapi kalau mau cari yang murah pun pilihannya diberikan oleh pabrikan China. Kali ini SUV terbaru dengan harga miring bakal ditawarkan oleh DFSK. DFSK berharap SUV terbarunya Glory 560 bisa bersaing dengan duet Rush-Terios, bahkan merayu pengguna Avanza Cs. 

Akhirnya Suzuki Jimny masuk ke Asia Tenggara. Masuk ke Thailand harga Jimny cukup fantastis yakni tembus Rp 700 juta. Simak selengkapnya dalam rangkuman berita terpopuler berikut. 

1. Mobil China Penghantam Rush-Terios, Merayu Pengguna Avanza

Mobil asal China, DFSK Glory 560 akan segera hadir ke pasar otomotif tanah air. Mobil ini dipercaya akan menjadi volume maker bagi produsen mobil itu. Mobil tidak hanya akan memburu konsumen penyuka mobil SUV medium seperti Rush dan Terios tapi juga akan merayu para pengguna MPV seperti Avanza cs.

"Setelah launching ini kami akan memiliki 3 model ( DFSK Super Cab/mobil pikap, Glory 580 dan Glory 560), dan model ini akan menjadi penyumbang penjualan. Bukan hanya di pasar SUV tapi pasar MPV, kami meyakini model ini akan menarik massa dari MPV, membidik pasar MPV dan LCGC," ujar Direktur Penjualan DFSK Alex Pan saat diwawancara beberapa media di Jakarta.

SUV ini menurut Pan, akan mampu membuat orang penyuka MPV untuk melirik ke arahnya. "Orang yang mengendarai MPV mereka sudah siap ingin punya produk yang lebih baik," ujarnya.

Mengenai waktu pemesanan kendaraan, Pan mengatakan mobil setidaknya bisa dipesan pada bulan April mendatang. Harganya sendiri akan diumumkan pada minggu depan.

Glory 560 dalam pengamatan detikcom cukup memiliki kualitas yang bagus. Mobil memiliki interior dengan material yang cukup bagus, saat disentuh materialnya cukup halus. Mesinnya diperkuat dengan mesin 1.500 cc dan sanggup membawa 7 orang. Kalau tidak dipakai, kursi belakang bisa dilipat untuk memberikan kapasitas bagasi yang lebih lebar.

Marketing General Manager PT Sokonindo Automobile Permata Islam menambahkan di Indonesia saat ini ada 3 tipe pembeli mobil. Pertama mereka yang pertama beli mobil, kedua mereka yang ingin upgrade dari mobil perkotaan atau MPV dan ketiga mereka yang ingin menambah mobil yang dimiliki. Dengan harga MPV dan SUV yang saat ini tidak terlalu jauh, orang bisa saja akhirnya memilih mobil SUV.

"Saat mereka membandingkan berapa uang muka, cicilan, ternyata harga mobil SUV dan MPV tidak terjalu jauh, jadi pasangan suami istri berunding sehingga memutuskan beli SUV. Yang punya city car, mobil itu dijual dijadikan untuk DP dan tinggal menentukan cicilannya. Kalau yang ingin menambah mobil, biasanya karena ada kebutuhan untuk mengantar anak ke sekolah jadinya additional," ujarnya.

2. Harga Jimny di Thailand Tembus Rp 700 Juta

Mobil offroad legendaris Suzuki Jimny akhirnya menjamah pasar Asia Tenggara. Suzuki mulai menjual Jimny terbaru di pasar Thailand.

Suzuki Motor (Thailand) meluncurkan Jimny di lantai Bangkok International Motor Show 2019. Mobil ini diimpor langsung dari Jepang.

"Kami ingin memperkenalkan kendaraan berpenggerak empat roda. Diimpor dari Jepang yang akan melepaskan semangat bertualang menjelajahi dunia luas bersama All New Suzuki Jimny," sebut Presiden Suzuki Motor (Thailand) Minoru Amano dalam siaran persnya.

Suzuki Jimny pertama kali diluncurkan di Jepang pada tahun 2018. Direktur Eksekutif Penjualan dan Pemasaran Suzuki Motor (Thailand) Wanlop Treerukngam mengatakan All New Suzuki Jimny telah dikembangkan dan dirancang di bawah DNA Jimny yang unik selama hampir 50 tahun. Model terbaru ini adalah generasi keempat.

Suzuki Jimny terbaru ini sempat dibawa ke Indonesia di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 lalu. Tapi, Suzuki lebih memilih meluncurkan Jimny di Thailand terlebih dahulu.

Suzuki Jimny terbaru di Thailand ditawarkan dua model, ada transmisi manual dan otomatis. Untuk Jimny manual dijual mulai 1.580.000 baht atau Rp 707,3 juta dan Jimny transmisi otomatis dibanderol 1.680.000 baht atau Rp 752,1 juta

Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Wednesday, March 27, 2019

Emas Makin Moncer di Kuartal Kedua | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo -  Proyeksi permintaan emas tahun ini diprediksi semakin mengilap menyusul pandangan pertumbuhan ekonomi global yang semakin suram dan keputusan The Fed yang tidak akan menaikkan suku bunga hingga akhir 2019.
Tim riset Bank UOB yang dipimpin oleh Suan Teck Kin mengatakan bahwa sepanjang tahun lalu pihaknya berpandangan negatif pada emas karena tingkat suku bunga The Fed yang terus menanjak.
Hingga pada kuartal terakhir 2018, Bank UOB berbalik netral terhadap emas dengan harapan, laju kenaikan suku bunga The Fed pada 2019 akan melambat.
"Mengingat saat ini adalah akhir dari siklus pengetatan suku bunga The Fed, sekarang kami meningkatkan proyeksi harga emas ke arah yang lebih positif," tulisnya seperti dikutip dari riset yang bertajuk Laporan Outlook Kuartal II/2019 UOB, Selasa (26/3/2019).
Jaminan yang berulang kali disampaikan oleh Ketua The Fed Jerome Powell bahwa pihaknya akan lebih sabar dalam menaikkan suku bunga menghasilkan daya tarik yang menguntungkan bagi harga komoditas, khususnya logam mulia.
Tidak hanya itu, Powell juga menggarisbawahi bahwa The Fed akan melakukan penguranan neracanya pada akhir tahun merupakan sinyal yang sangat positif bagi emas. Sejak awal 2019, pasar dolar AS telah berubah menjadi lebih defensif, khususnya melawan sebagian besar mata uang negara berkembang dan Asia.
Akibatnya, setelah naik turun yang cukup dramatis sepanjang 2018, emas berhasil mengamankan posisinya di zona hijau dan pulih ke level yang lebih sehat hingga akhir 2019. "Persepsi investor global bahwa The Fed menahan kenaikan suku bunga, mampu mendorong signifikan reli emas sepanjang Januari dan Februari," papar mereka.
Emas berhasil melanjutkan reli dari kuartal empat 2018, naik dari US$1.280 per troy ounce hingga US$1.340 per troy ounce pada akhir Februari.
Namun, likuidasi penentuan jangka panjang ditetapkan dan emas kembali dijual menuju level di bawah US$1.315 per troy ounce menjelang penutupan kuartal pertama tahun ini. Hal tersebut tidak bertahan lama, munculnya potensi AS mengalami resesi pada akhir pekan lalu membawa emas kembali bergerak di atas US$1.320 per troy ounce.
Sinyal resesi tersebut berasal dari imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tenor 3 bulan lebih tinggi dibandingkan dengan imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun. Inversi tersebut terjadi yang pertama sejak Januari 2017.
Investor yang memilih jaminan untuk instrumen jangka pendek  tersebut menggambarkan proyeksi yang suram terhadap kondisi perekonomian dalam waktu dekat sehingga membuka peluang investor untuk melindungi nilai di komoditas emas.
"Sekarang kami harapkan kekuatan emas akan bertahan lebih lanjut. Kami memperkirakan emas akan naik lebih jauh ke US$1.350 per troy ounce pada kuartal kedua 2019," ujarnya.
Bank UOB memprediksi emas akan bergerak di level US$1.380 per troy ounce pada kuartal ketiga 2019, mencapai US$1.400 pada kuartal empat 2019, dan mencapai US$1.450 per troy ounce pada kuartal pertama 2020.
Sumber: Market.Bisnis

Tuesday, March 26, 2019

Penyidik Hingga Dokter Jadi Saksi Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 6 saksi untuk sidang Ratna Sarumpaet hari ini. Saksi yang dihadirkan yakni penyidik Polda Metro Jaya dan beberapa pihak dari RS Bina Estetika.

"Ada 6 dari pihak penyidik dan dari RS Bina Estetika, rumah sakit operasi bedah. Dokter sama perawat," kata Kajari Jaksel Supardi, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/3/2019).


Supardi menyebut ada tiga penyidik Polda Metro Jaya yang dipanggil menjadi saksi, begitu juga dari pihak rumah sakit. Sidang Ratna sendiri akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Belum (saksi politisi). Awal-awal kan memang pelapor dulu,"  Ratna Sarumpaet didakwa membuat onar lewat hoax penganiayaan dirinya. Cerita kebohongan Ratna Sarumpaet dimulai setelah operasi plastik di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam surat dakwaan, diuraikan soal tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau pengencangan kulit muka Ratna Sarumpaet. Ratna rawat inap di RS Bina Estetika dilakukan pada 21-24 September 2018.

"Bahwa selama menjalani rawat inap tersebut, terdakwa beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisi lebam dan bengkak akibat tindakan medis," kata jaksa membacakan surat dakwaan Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (28/2).

Ratna Sarumpaet lalu mengirimkan foto-foto dengan muka lebam tersebut ke sejumlah orang, termasuk tokoh-tokoh hingga Prabowo Subianto. Perbuatan Ratna Sarumpaet menceritakan tentang penganiayaan dan mengirimkan foto-foto wajah dalam keadaan lebam dan bengkak disebut jaksa merupakan rangkaian kebohongan Ratna untuk mendapat perhatian dari masyarakat, termasuk tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Padahal wajah lebam dan bengkak merupakan akibat tindakan medis operasi perbaikan muka.

Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.



Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Monday, March 25, 2019

BI Optimistis Volatilitas Rupiah Tahun Ini Bisa di Bawah 10% | PT Rifan Financindo

Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019).

PT Rifan Financindo - Bank Indonesia optimistis volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada tahun ini akan mengalami penurunan dan bahkan bisa lebih rendah 10% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring kondisi global yang juga mulai kondusif. 
 Pasalnya, dari tiga faktor utama pendorong fluktuasi nilai tukar pada 2018, salah satunya mulai kondusif pada tahun ini, yakni yang terkait faktor kebijakan Federal Reserve. 
Tahun lalu, ada tiga faktor utama volatilitas, yaitu kenaikan suku bunga The Fed, risk off di pasar keuangan global karena adanya perang dagang China-AS, dan ketidakpastian Brexit. 
 
Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah menilai keputusan The Fed yang akan menahan bunga acuan pada tingkat 2,25%-2,5% sepanjang tahun ini, membuat kondisi tekanan global mulai kondusif. 
 
"Hemat saya, karena dari tiga faktor ini, satu di antaranya sudah memberi arah yang jelas, tidak akan terlalu menekan rupiah, seharusnya ini memberikan dukungan terhadap stabilitas rupiah," ujarnya di sela-sela acara pelatihan wartawan ekonomi di Hotel Marriott, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).
 
Selain itu, lanjut Nanang, faktor domestik juga memberikan dukungan positif. Inflasi terjaga di 3% dan pertumbuhan ekonomi pun stabil di atas 5%.
Lalu, kondisi Current Account Deficit (CAD) yang sedang dan terus didorong untuk berada di angka 2,5% pada akhir tahun ini, melalui berbagai upaya oleh BI dan pemerintah. 
"Jadi, dari sisi stabilitas akan lebih baik dari 2018. Tapi kurs jangan dilihat dari hari ke hari, karena ditentukan supply demand. Jadi, bisa saja 3 hari menguat, 1 hari melemah. Itu sebuah koreksi yang sehat. Tapi, secara fundamental stabilitas di 2019 lebih baik," terangnya.
 
Oleh karena itu, BI diklaim akan memaksimalkan sejumlah instrumen yang dimiliki untuk memperkuat nilai tukar rupiah agar sesuai dengan fundamentalnya. Misalnya, instrumen Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) yang disebut mampu memperkuat rupiah, terutama di pasar spot.
Kehadiran instrumen DNDF pun disebut makin melengkapi instrumen stabilisasi yang dimiliki bank sentral.
 
"Instrumen DNDF memang masih perlu upaya pendalaman, pengembangan, tapi sangat membantu dalam mendukung kestabilan nilai tukar karena yang selama ini kurs spot dalam negeri banyak dipengaruhi kurs NDF di offshore," ungkap Nanang.
Operasi moneter DNDF dengan kurs yang fixed, di mana lelang dimulai pukul 08.30 WIB hingga penutupan pada pukul 16.00 WIB, disebut membuat kurs DNDF menjadi acuan bagi kurs NDF offshore.
 
"Sehingga, dampaknya terhadap spot tidak terlalu besar lagi, meskipun memang kalau pasar Indonesia atau domestik kita tutup, NDF-nya akan kembali lagi tertekan. Tetapi, biasanya begitu dibuka, pasar domestik kita bisa stabilisasi. Oleh karena itu, volatilitas di 2019 ini turun drastis ke 10% dibanding 2018," sebutnya.
 
Pihaknya pun optimistis volatilitas pada 2019 akan semakin menurun dan bahkan bisa lebih rendah dari level 10% tersebut. 
BI menyampaikan yang paling penting adalah stabilitas rupiah terjaga. Nanang menambahkan jika rupiah mengalami penguatan, maka BI tentu akan membiarkannya sesuai mekanisme pasar karena rupiah memang dipandang masih undervalue.
Kondisi pasar pun makin likuid, saat ini. Dia menerangkan begitu kurs melemah, maka--tanpa diintervensi BI--pasar mengoreksi sendiri dan banyak pihak yang menyuplai rupiah ke pasar.

Sumber: Market.bisnis

Friday, March 22, 2019

Tak Ada Sanksi di Aturan Ojek Online | PT Rifan FInancindo



PT Rifan Financindo - Aturan untuk ojek online (ojol) telah dirilis Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu. Aturan ini memuat sejumlah ketentuan untuk aplikator seperti Go-Jek Cs dan sopir alias driver.

Untuk aplikator misalnya, dalam peraturan yang tertuang Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 disebutkan soal kewajiban penyediaan shelter atau tempat 'ngetem'. Kemudian, untuk driver juga mesti menggunakan sepatu atau tidak boleh pakai sandal.

Lalu, apa sanksinya jika pihak-pihak yang terlibat pada transportasi online ini melanggar?

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, aturan ojol yang dirilis ini tidak memuat soal sanksi. Dia mengatakan, aturan ini lebih memuat soal perlindungan dan keselamatan bagi pengemudi dan penumpang.

"Kita tidak ada sanksi, sifatnya regulasi ini hanya mengatur lebih kepada perlindungan keselamatan pengemudi dan penumpang, kalau ada pelanggaran yang ditindak pelangaran lalu lintasnya," katanya kepada detikFinance, Kamis (21/3/2019).
Dia menambahkan, aturan ini lebih kepada norma saat berkendara.
"Ya ini lebih kepada mengatur norma saja bukan tentang sanksi kecuali pelanggaran lalu lintas," sambungnya.

Berkaitan dengan shelter, pihak Go-Jek menyatakan telah memiliki shelter di tempat-tempat keramaian. Dengan begitu, driver dan konsumen menjadi mudah bertemu.

"Di tempat-tempat keramaian, Gojek telah memiliki shelter dan pick up points untuk memudahkan mitra pengemudi kami bertemu dengan pelanggan," kata VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say.

"Kami berharap dengan diundangkannya Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 ini, pelaksanaan aspek keteraturan ini menjadi komitmen bersama dari para pemangku kepentingan dengan difasilitasi oleh pemerintah-dapat bekerja sama dan mendukung pelaksanaan aspek keteraturan tersebut," imbuhnya.


Sumber: Finance.detik
PT Rifan Financindo

Thursday, March 21, 2019

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Penguatan | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo - Pergerakan rupiah terhadap dolar AS diprediksi akan cenderung menguat untuk hari Kamis, (21/03/2019).
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal tersebut karena ada beberapa sentimen pendorongnya.
Misalnya, dari eksternal, adapun outlook perekonomian AS yang disampaikan The Fed, kemudian statement dari The Fed yang diperkirakan lebih cenderung dovish dan penetapan tingkat suku bunga acuan di level yang sama, yakni pada angka 2,5% akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan berbagai instrumen selain dolar AS.
Di sisi lain, meredanya sentimen perang dagang antara AS dengan Tiongkok secara tidak langsung akan memberikan katalis positif bagi rupiah.
Dari domestik, penetapan tingkat suku bunga BI 7DRR akan memberikan sentimen positif bagi rupiah, mengingat komitmen yang kuat dari BI dalam rangka menjaga stabilitas moneter.
Secara teknikal, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern USDIDR Daily chart yang mengindikasikan adanya potensi penguatan bagi rupiah terhadap dolar AS.
"Khusus untuk range USDIDR hari Kamis adalah: 14.140 - 14.230," demikian menurut riset hariannya.

Sumber: market.bisnis

Wednesday, March 20, 2019

Kurs Rupiah Diprediksi Masih Mixed | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Pergerakan rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih cenderung bergerak mixed untuk hari Rabu (20/03/2019).
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan sentimen negatif akan dipengaruhi kemungkinan akan dipengaruhi oleh minimnya sentimen domestik karena para pelaku pasar masih wait and see dan menantikan rapat RDG dalam rangka menetapkan BI 7DRR.
Namun dari faktor eksternal, adapun proyeksi dari The Fed statement yang lebih cenderung dovish, beserta meredanya sentimen perang dagang antara AS dengan China secara tidak langsung akan memberikan katalis positif bagi rupiah.
Secara teknikal, pergerakan USDIDR Daily chart akan lebih cenderung mixed disebabkan oleh pembentukkan pola inside bar, yang disertai dengan terbentuknya area gap pada support dan resistance.
"Khusus untuk range USDIDR hari Rabu adalah: 14.175 - 14.260," demikian menurut riset hariannya.

Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo