Wednesday, November 7, 2018

Belum Diluncurkan, Jokowi: Harga Motor Listrik Gesits Kompetitif | PT Rifan Financindo





PT Rifan Financindo - Pasar otomotif Indonesia bakalan semakin ramai dengan kehadiran motor listrik buatan anak bangsa, Gesits. Kabarnya motor listrik Gesits bakalan rilis pertama kali pada bulan September. 


Namun hingga November belum ada juga ada bocoran kapan motor akan mengaspal di Tanah Air. Pagi tadi, motor Gesits diboyong ke Istana Negara dan langsung diuji oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi pun membocorkan bahwa harga motor Gesits kompetitif dan bisa bersaing dengan motor-motor konvensional lain. 

"Tentu saja saya sudah diberi tahu harganya, kompetitif. Saya kira sangat bagus," ungkap Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/11/2018). 

"Apa pun asal harganya kompetitif lebih efisien dibanding sepeda motor konvensional ya akan disambut pasar. Tapi menurut saya ini mendahului itu sangat bagus," kata Jokowi.

Untuk pertama-tama, Gesits akan memasarkan produknya di Indonesia. Diberitakan sebelumnya, motor listrik sebelum diproduksi massal telah mengalami penyempurnaan dibanding prorotipenya. Penyempurnaan ada di bagian teknologi dan desain.

"Tapi tidak jauh secara total dari prototipe awal," ujar CEO PT GesitsTechnologies Indo Harun Sjech kepada detikOto beberapa waktu lalu.

Motor itu mendapatkan tambahan lampu LED di bagian bodi. Jika dulu hanya ada satu di bodi samping, kini ada dua garis lampu LED di bodi depan motor.

Harun sebelumnya mengatakan 89 persen komponen untuk Gesits sudah mampu dibuat di dalam negeri. 

"Tapi bukan berarti 11 persen komponen yang saat ini masih diimpor tidak bisa kita buat sendiri. Saat ini sudah ada pihak-pihak nasional yang mampu menciptakan komponen-komponen itu. Namun untuk skala industri masih memerlukan waktu sedikitnya setahun," kata Harun.

Sumber: oto.detik

PT Rifan Financindo

Jadi Tersangka Usai Menang Lawan Jaksa Agung, Siapa Jaksa Chuck? | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo - Badai kembali mendera mantan jaksa senior Chuck Suryosumpeno. Setelah Mahkamah Agung (MA) memenangkan dirinya melawan Jaksa Agung, kini ia didera masalah baru. Pimpinannya menjeratnya dengan kasus penggelapan barang sitaan. Siapakah Chuck?

Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (6/11/2018), nama Chuck kerap menjadi garda terdepan dalam mengawal eksekusi perkara-perkara eksekusi yang mengkrak di Kejaksaan Agung (Kejagung). Banyak kasus-kasus korupsi yang tidak jelas akhir barang-barang sitaannya.

Chuck lalu didapuk menjadi Ketua Satgassus Kejagung. Setelah itu Chuck menjabat Ketua Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung periode 2014-2015. Dengan posisinya itu, ia memimpin eksekusi kasus yang mangkrak.

Seperti melakukan eksekusi harta terpidana kasus Pajak Gayus Tambunan. Harta Gayus yang dieksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) yakni uang Rp 74 miliar. Berupa uang cash dan emas batangan. 

Di masa Chuck pula, perusahaan sawit Asian Agri melaksanakan pembayaran kasus pajak senilai Rp 2,5 triliun.

Pada September 2014, Chuck menemukan barang bukti yang mangkrak selama 7 tahun. Barang bukti itu berupa ratusan batang kayu berkelas yang dikemas dalam 23 kontainer, di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Langkah Chuck mulai dipersoalkan saat ia menyelesaikan kasus aset Hendra Rahardja pada 2012. Di era Jaksa Agung Basrief Arief, Chuck dinyatakan melaksanakan proses penyelesaian kasus Hendra sudah sesuai prosedur.

Tapi kala Prasetyo menjadi Jaksa Agung, Chuck mulai diungkit. Puncaknya, Chuck diberhentikan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku dengan alasan proses penjualan aset Hendra tidak sesuai prosedur.

Chuck menggugat ke PTUN Jakarta dan menang di tingkat Peninjauan Kembali (PK). MA menyatakan apa yang dilakukan Chuck sesuai prosedur sehingga pemecatan itu tidak sah. Tidak lama setelah keluar informasi putusan MA itu, status Chuck jadi tersangka.

"Penetapan tersangka atas Chuck Suryosumpeno diketahui bertepatan saat Mahkamah Agung mengunggah putusan PK atas pemohon Chuck Suryosumpeno pada laman website-nya, yaitu tanggal 23 Oktober 2018," kata kuasa hukum Chuck, Sandra Nangoy, kepada detikcom, Selasa (6/11/2018).

Penetapan tersangka Chuck disesalkan Sandra dan menilai kliennya mengalami proses kriminalisasi.Apalagi Chuck sudah berkontribusi banyak buat negara, terutama saat menjadi Ketua PPA.

"Apalagi korban kriminalisasi ini telah berkontribusi mengembalikan kerugian negara sampai Rp 3,5 triliun," kata dia lagi.

Sementara itu, Jaksa Agung Prasetyo menyatakan kasus Chuck sudah lama ditangani pihaknya.

"Sesuai laporan Jampidsus dan penyidik pidsus Kejaksaan Agung RI kasus dugaan korupsi yang dilakukan (secara bersama-sama) oleh mantan jaksa, saudara CS sudah cukup lama ditangani, tetapi tersendat penyelesaiannya lebih dikarenakan saudara CS selalu mangkir dengan berbagai alasan setiap kali diundang utk dimintai keterangan," ujarnya.


Sumber: news.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, November 6, 2018

Banjir Landa Kuansing Riau, Ribuan Rumah Tergenang Air | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo - Curah hujan yang cukup tinggi membuat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Riau dilanda banjir. Tercatat ada 2.949 rumah terdampak banjir.

"Dari data yang kita kumpulkan ada 2.949 rumah terdampak banjir dari luapan sungai Kuantan. Ada 9 kecamatan saat ini yang terkena banjir," kata Kapolres Kuansing AKBP Muhammda Mustofa kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Mustofa menjelaskan, kondisi banjir ini paling parah pada warga desa yang ada di sepanjang bantaran sungai Kuantan. Ketinggian air akibat luapan banjir ada yang mencapai 1,5 meter. Sebagian lagi rata-rata mencapai 60 cm hingga 90 cm.

"Walau rumah warga saat ini terkepung banjir, belum ada yang mengungsi, tidak ada korban jiwa. Mereka hanya menyelamatkan barang-barangnya untuk dibawa ke lokasi yang tidak terkena babjir," kata Mustofa.

Walau belum ada yang mengungsi, namun pihak Polres Kuansing telah mendirikan tenda darurat untuk menampung warga bila nantinya harus meninggalkan rumahnya.

"Warga belum mengungsi, karena sebagian besar rumah di bantaran sungai berbentuk panggung. Walau demikian, kita tetap persiapkan tenda untuk penampungan," katanya.

Kapolres Kuansing ini telah mengintruksikan ke jajarannya untuk tetap memantau lokasi banjir karena curah hujan masih tinggi. Pihak kepolisian juga memberikan bantuan berupa sembako ke warga yang terkena banjir. 

"Anggota kita di lapangan juga membantu warga yang menyelamatkan barang-barangnya untuk dibawa ke tempat yang aman," kata Mustofa

"Ada 1.500 hektare sawah masyarakat kini teredam air. Kondisi sawah yang terdampak banjir kini tidak bisa dikelola masyarakat," tutup Mustofa. 

Sumber: news.detik
PT Rifan Financindo

Monday, November 5, 2018

Daftar 14 Korban Lion Air PK-LQP yang Sudah Teridentifikasi




PT. Rifan Financindo - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) RS Polri Soekanto telah berhasil mengidentifikasi setidaknya 14 jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang. Jenazah yang diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari hingga tes DNA.

Identifikasi terakhir yang berhasil dilakukan pada Minggu (4/11). Polisi berhasil mengidentifikasi 7 jenazah penumpang Lion Air.

Tim SAR Gabungan sendiri sudah mengumpulkan total 140 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban selama tujuh hari operasi evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Berikut daftar 14 jenazah yang sudah teridentifikasi:

1. Jannatun Cintya Dewi, perempuan, usia 24 tahun.

2. Candra Kirana, laki-laki, usia 29 tahun.

3. Munni, perempuan, usia 41 tahun.

4. Hizkia Jorry Saroinsong, laki-laki, usia 23 tahun.

5. Endang Sri Bagusnita, perempuan, usia 20 tahun.

6. Wahyu Susilo, laki-laki, usia 31 tahun.

7. Fauzan Azima, laki-laki, usia 25 tahun.

8. Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, usia 23 tahun.

9. Dodi Junaidi, laki-laki, usia 40 tahun.

10. Muhamad Nasir, laki-laki, usia 29 tahun.

11. Janry Efriyanto Santuri, laki-laki, usia 26 tahun.

12. Karmin, laki-laki, usia 68 tahun.

13. Harwinoko, laki-laki, usia 54 tahun.

14. Verian Utama, laki-laki, usia 31 tahun. 


Sumber: news.detik
PT. Rifan Financindo

Saturday, November 3, 2018

Naikkan Harga Mobil Tak Bisa Sembarangan, Ramuannya Harus Tepat | PT Rifan Financindo





PT Rifan Financindo -  Menentukan harga mobil memang tak bisa sembarangan. Banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum akhirnya produsen akhirnya memberikan banderol harga suatu mobil. Seperti itulah yang sedang dilakukan Daihatsu
Daihatsu dalam waktu dekat mengumumkan bakal menaikkan harga mobilnya. Hal tersebut dilakukan Daihatsu terkait dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah. 

"Untuk seluruh model, seluruh Indonesia, rangenya sudah kita analisa berapa baiknya. Ibarat obat, ramuannya harus tepat supaya perusahaan tidak terus rugi. Supaya perusahaan tidak terus rugi tetapi permintaan juga tidak turun sehingga pabrik bisa terus beroperasi" tutur Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra saat dihubungi detikOto, Jumat (2/11/2018). 


Amelia masih belum membocorkan berapa kira-kira kenaikan harga Daihatsu. Ia pun menyerukan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli mobil-mobil Daihatsu sebelum harganya naik. 
"Inilah saat yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk membeli mobil Daihatsu dengan harga yang lebih menguntungkan. Karena harga mobil Daihatsu akan segera naik," pungkas Amelia. 


Dolar memang bukan satu-satunya faktor penentu dalam kenaikan harga mobil. Yang jelas nilai tukar dolar memberikan dampak cukup signifikan terhadap biaya produksi. Itu karena sebagian material produksi masih menggunakan kurs dolar AS.
Penjualan secara wholesales (dari pabrik ke diler) Daihatsu dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Daihatsu sepanjang Januari hingga September tercatat menjual 147.513 unit. Angka ini mengalami kenaikan dari periode yang sama tahun 2017 sebesar 140.223 unit.

Sumber: oto.detik
PT. Rifan Financindo

Friday, November 2, 2018

Bos Lion Air Buka-bukaan soal Gaji Pilot Rp 3,7 Juta





PT. Rifan Financindo - BPJS Ketenagakerjaan memgungkap besaran gaji awak pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang pada awal pekan ini. Besaran gaji yang diungkap mulai dari pilot, co-pilot, hingga pramugari yang bertugas.

Direktur Utama BPJS Agus Susanto mengatakan gaji pilot sebesar Rp 3,7 juta, pramugari Rp 3,6 juta, sedangkan co-pilot Rp 20 juta. Besaran gaji itu sesuai dengan nilai yang dilaporkan perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan.

"(Gaji) Pilot Rp 3,7 juta, untuk awak kabin atau pramugari itu upah yang dilaporkan sebesar 3,6 juta," katanya di RS Polri.

Agus sendiri mengaku bingung dengan besaran gaji dari para awak Lion Air tersebut. Dia merasa bahwa besaran gaji Rp 3,7 juta untuk pilot dan Rp 3,6 juta untuk pramugari terlalu kecil. Namun, kata Agus, besaran angka yang disebutkannya itu merupakan data yang dilaporkan Lion Air ke BPJS Ketenagakerjaan.



Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto sendiri mengatakan pihaknya tak memiliki data mengenai besaran gaji sesungguhnya dari setiap perusahaan. Dia mengaku hanya menerima laporan dari perusahaan.

"BPJSTK tidak memiliki data upah sebenarnya (riil). Hanya perusahaan, dan pekerja yang memiliki data tersebut," katanya kepada detikFinance.

Agus juga mengatakan perlu melakukan pendalaman lebih lanjut apakah Lion Air telah sesuai memberikan laporan tersebut dengan gaji pegawai yang sesungguhnya. 

"Perlu didalami lebih lanjut apakah upah yang dilaporkan ke BPJSTK memang benar dengan upah riilnya. Atau apakah upah riilnya memang sebesar yang dilaporkan ke BPJSTK," jelasnya.

Walau begitu, Agus tak menampik bahwa selama ini memang sudah menjadi rahasia umum bila ada perusahaan yang memberikan laporan tak sesuai dengan gaji para pegawainya. Hal itu biasanya dilakukan karena perusahaan tak ingin membayar premi yang besar kepada BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu disayangkan karena nantinya nilai manfaat yang akan diterima oleh nasabah pun akan berkurang.

"Kami tengarai masih ada yang (memperkecil laporan) seperti itu. Misalnya gaji sebenarnya Rp 25 juta. Dilaporkan oleh perusahaan ke BPJSTK Rp 3,7 juta. Jika pekerja meninggal, maka manfaat (santunan) kematian yang dibayar oleh BPJSTK Rp 3,7 juta x 48. Sisanya perusahaan harus bertanggung jawab untuk membayar sebesar Rp 21,3 juta x48," tuturnya



Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait angkat bicara mengenai isu gaji pilotnya yang menerbangkan pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang mengalami insiden awal pekan ini. Dia membantah jika gaji pilotnya hanya sebesar Rp 3,7 juta.

"Mana mungkin pilot asing gajinya Rp 3,7 juta, siapa yang mau? Jadi jawaban saya itu saja. Jadi itu nggak bener. Jawaban saya gitu aja," tegas Edward kepada detikFinance.

Pilot yang membawa pesawat Lion Air JT 610 saat itu ialah Bhavye Suneja. Dia merupakan pilot asing asal India yang bekerja untuk Lion Air.

Edward mengakui kalau ada perbedaan laporan dari perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan tentang gaji pilot tersebut. Namun, ia tak menjelaskan mengapa Lion Air memberikan laporan yang berbeda kepada BPJS Ketenagakerjaan.

"Itu dulu mungkin waktu kita melaporkan mereka ikut BPJS sebagai tenaga kerja asing, jadi kita ambil itu. Bukan penghasilan mereka," katanya.

"Yang pasti nggak mungkin pilot itu gajinya (Rp 3,7 juta). Tapi kaitannya dengan BPJS (Ketenagakerjaan) sebagai tenaga kerja asing memang ada catatannya," sambung dia.

Selain membantah besaran gaji pilotnya, dia juga membantah mengenai besaran gaji pramugari yang diterima hanya sebesar Rp 3,6 juta. Dia bilang pramugari bisa mendapatkan penghasilan yang lebih dari itu.

"Pramugari sama, mereka gajinya UMP tapi kan penghasilan lainnya jam terbang segala macam," tuturnya.



Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait angkat bicara mengenai isu gaji pilotnya yang menerbangkan pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang mengalami insiden awal pekan ini. Dia membantah jika gaji pilotnya hanya sebesar Rp 3,7 juta.

"Mana mungkin pilot asing gajinya Rp 3,7 juta, siapa yang mau? Jadi jawaban saya itu saja. Jadi itu nggak bener. Jawaban saya gitu aja," tegas Edward kepada detikFinance.

Pilot yang membawa pesawat Lion Air JT 610 saat itu ialah Bhavye Suneja. Dia merupakan pilot asing asal India yang bekerja untuk Lion Air.

Edward mengakui kalau ada perbedaan laporan dari perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan tentang gaji pilot tersebut. Namun, ia tak menjelaskan mengapa Lion Air memberikan laporan yang berbeda kepada BPJS Ketenagakerjaan.

"Itu dulu mungkin waktu kita melaporkan mereka ikut BPJS sebagai tenaga kerja asing, jadi kita ambil itu. Bukan penghasilan mereka," katanya.

"Yang pasti nggak mungkin pilot itu gajinya (Rp 3,7 juta). Tapi kaitannya dengan BPJS (Ketenagakerjaan) sebagai tenaga kerja asing memang ada catatannya," sambung dia.

Selain membantah besaran gaji pilotnya, dia juga membantah mengenai besaran gaji pramugari yang diterima hanya sebesar Rp 3,6 juta. Dia bilang pramugari bisa mendapatkan penghasilan yang lebih dari itu.

"Pramugari sama, mereka gajinya UMP tapi kan penghasilan lainnya jam terbang segala macam," tuturnya.



Edward mengungkapkan besaran gaji yang diberikan lion air kepada pilot asing minimal sebesar US$ 9.000 atau setara Rp 135 Juta (kurs: Rp 15.000/dolar AS). Sementara dia tak mau menyebut besaran pilot lokal.

"Gaji pilot asing di Lion Air itu minimum US$ 9.000 dolar, itu pilot asing. (Pilot lokal?) Nanti kalau saya sebutin ribut lagi di luar, yaudah itu dulu ya. Karena kalau penghasilan orang jangan kita raba-raba lah nggak enak," katanya.

Selain gaji pilot, dia juga membantah gaji pramugari Lion Air hanya sebesar Rp 3,6 juta. Dia mengungkapkan, untuk pramugari baru di Lion Air bisa mendapatkan lebih dari Rp 6 juta per bulannya.

"Pramugari sama, mereka gajinya UMP tapi kan penghasilan lainnya jam terbang segala macam. Pramugari itu kalau dia terima bisa di atas Rp 6 juta yg baru, total. Itu penghasilan ya. Karena ada variabel nya mereka," tuturnya.



Edward mengakui bila ada perbedaan data yang diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan tentang gaji pilotnya tersebut. Dia mengatakan perusahaan memberikan data pilotnya sebagai tenaga kerja asing.

"Itu dulu mungkin waktu kita melaporkan mereka ikut BPJS sebagai tenaga kerja asing, jadi kita ambil (angka) itu. Bukan penghasilan mereka," katanya.

Walau begitu, ia tak menjelaskan mengapa Lion Air memberikan laporan yang berbeda kepada BPJS Ketenagakerjaan. Dia hanya mengatakan bahwa besaran gaji pilotnya tak seperti yang banyak disebutkan selama ini.

"Yang pasti nggak mungkin pilot itu gajinya. Tapi kaitannya dengan BPJS sebagai renaga kerja asing memang ada catatannya," ujar dia.

Lebih dari itu, Edward menegaskan, bahwa tak ada orang yang mau menjadi pilot bila hanya mendapatkan gaji Rp 3,7 juta per bulan. 

"Mana mungkin pilot asing gajinya 3,7 juta, siapa yang mau. Jadi jawaban saya itu saja. Jadi itu nggak bener. Jawaban saya gitu aja," katanya



Edward mengakui bila ada perbedaan data yang diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan tentang gaji pilotnya tersebut. Dia mengatakan perusahaan memberikan data pilotnya sebagai tenaga kerja asing.

"Itu dulu mungkin waktu kita melaporkan mereka ikut BPJS sebagai tenaga kerja asing, jadi kita ambil (angka) itu. Bukan penghasilan mereka," katanya.

Walau begitu, ia tak menjelaskan mengapa Lion Air memberikan laporan yang berbeda kepada BPJS Ketenagakerjaan. Dia hanya mengatakan bahwa besaran gaji pilotnya tak seperti yang banyak disebutkan selama ini.

"Yang pasti nggak mungkin pilot itu gajinya. Tapi kaitannya dengan BPJS sebagai renaga kerja asing memang ada catatannya," ujar dia.

Lebih dari itu, Edward menegaskan, bahwa tak ada orang yang mau menjadi pilot bila hanya mendapatkan gaji Rp 3,7 juta per bulan. 

"Mana mungkin pilot asing gajinya 3,7 juta, siapa yang mau. Jadi jawaban saya itu saja. Jadi itu nggak bener. Jawaban saya gitu aja," katanya.



Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ikut bersuara soal terungkapnya besaran gaji pilot Lion Air yang membawa pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang. 

Muncul dugaan bahwa gaji yang dilaporkan pihak Lion Air ke BPJS Ketenagakerjaan tidak sesuai gaji yang sebenarnya. Lantas, apa kata Kemenaker?

Direktur Pengupahan Kemnaker Andriani mengatakan, jika mengikuti aturan yang berlaku, Lion Air harus melaporkan gaji pilotnya ke BPJS Ketenagakerjaan sesuai upah riil.

"Yang pasti upah yang harus dilaporkan kepada BPJS harus upah yang sebenarnya yang dibayarkan kepada pekerja," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dia mengatakan, masing-masing perusahaan menetapkan upah yang berbeda. Ada perusahaan yang memberi gaji ditambah tunjangan tetap, ada yang hanya upah tanpa tunjangan tetap.

Jika suatu perusahaan memberi gaji dan tunjangan tetap, maka keduanya harus dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau ada (gaji) pokok, ada tunjangan, ini menjadi dasar perhitunganya. Kalau hanya upah saja, ya upah itu yang harus dilaporkan sepenuhnya, tidak boleh hanya sebagian-sebagian yang dilaporkan," jelasnya.

Namun, bicara soal sanksi dia mengatakan tak memiliki wewenang. Soal sanksi ada di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3).

"(Masalah sanksi) itu Ditjen PPK. Tetapi yang pasti kalau kita bicara iuran jaminan sosial yang harus dilaporkan ke PT Jamsostek itu sesuai upah sebagaimana yang dibayarkan kepada pekerja," tambahnya.



Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ikut bersuara soal terungkapnya besaran gaji pilot Lion Air yang membawa pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang. 

Muncul dugaan bahwa gaji yang dilaporkan pihak Lion Air ke BPJS Ketenagakerjaan tidak sesuai gaji yang sebenarnya. Lantas, apa kata Kemenaker?

Direktur Pengupahan Kemnaker Andriani mengatakan, jika mengikuti aturan yang berlaku, Lion Air harus melaporkan gaji pilotnya ke BPJS Ketenagakerjaan sesuai upah riil.

"Yang pasti upah yang harus dilaporkan kepada BPJS harus upah yang sebenarnya yang dibayarkan kepada pekerja," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dia mengatakan, masing-masing perusahaan menetapkan upah yang berbeda. Ada perusahaan yang memberi gaji ditambah tunjangan tetap, ada yang hanya upah tanpa tunjangan tetap.

Jika suatu perusahaan memberi gaji dan tunjangan tetap, maka keduanya harus dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau ada (gaji) pokok, ada tunjangan, ini menjadi dasar perhitunganya. Kalau hanya upah saja, ya upah itu yang harus dilaporkan sepenuhnya, tidak boleh hanya sebagian-sebagian yang dilaporkan," jelasnya.

Namun, bicara soal sanksi dia mengatakan tak memiliki wewenang. Soal sanksi ada di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3).

"(Masalah sanksi) itu Ditjen PPK. Tetapi yang pasti kalau kita bicara iuran jaminan sosial yang harus dilaporkan ke PT Jamsostek itu sesuai upah sebagaimana yang dibayarkan kepada pekerja," tambahnya


Sumber:finance.detik
PT. Rifan Financindo

Thursday, November 1, 2018

Tiga Ponsel Nokia Segera Cicipi Android Pie


Nokia 3 akan segera mendapatkan update Android Pie. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman

 HMD Global kembali mengonfirmasi jajaran ponselnya yang akan menerima update Android Pie. Ada tiga perangkat sekaligus yang akan diberikan, apa saja?

Vendor ponsel asal China ini menyebutkan Nokia 3, Nokia 5 dan Nokia 6. Hanya saja mereka belum mengungkap detail kapan pembaruan itu akan tiba di ketiga ponsel tersebut. Kemungkinan awal tahun depan, pasalnya gelombang kedua perangkat Nokia yang mencicipi Android Pie baru menerima update di akhir November nanti.

Baca juga: Ponsel Baru Nokia Tercyduk di Situs Benchmark

Sejuah ini HMD Global baru mengirim Android Pie pada Nokia 7. Selanjutnya mereka akan memberikan update yang sama pada Nokia 6.1, Nokia 6.1 Plus, Nokia 8 dan Nokia 8 Sirocco.

Kendati masih sedikit perangkatnya yang mencicipi Android Pie, HMD Global terhitung cepat memberikan update pada ponselnya ketimbang vendor lain. Sejauh ini masih bisa dihitung jari pabrikan ponsel yang telah memberikan Android Pie ke ponselnya.

Untuk diketahui Google resmi merilis Android Pie pada Agustus lalu. Sejumlah fitur baru dibawa oleh pembaruan sistem operasi ini.

Pertama ada sistem navigasi baru. Sebelumnya pada Android kita menemukan tiga tombol di bagian bawah, yakni Home, Back dan Multitasking. Di Android 9 Pie hanya ada satu tombol untuk pengoperasiannya.

Cara menggunakannya hanya mengeser ke atas untuk membuka app drawer. Geser ke kiri dan kanan untuk membuka aplikasi yang sedang berjalan.

Fitur menarik lainnya meliputi adaptive battery dan adaptive brightness. Keduanya memanfaatkan machine learning untuk menyesuaikan setting baterai dan layar sesuai kebiasaan penggunanya.

Android 9 juga membantu pengguna menyelesaikan berbagai hal lebih cepat dengan App Actions. Memprediksi apa yang ingin pengguna lakukan selanjutnya berdasarkan kebiasaan.

Contoh kegunaan fitur ini, ketika kita sering menghubungi ibu, maka kontak ibu mungkin nanti akan diletakkan di app drawer secara otomatis. Lalu misalnya kita menyambungkan headphone, lagu di Spotify otomatis berlanjut.

Kemampuan anyar berikutnya bernama Slices, yang memungkinkan user lebih gampang memakai aplikasi yang dibutuhkan tanpa harus mengakses. Contohnya saat mencari aplikasi taksi online tertentu, Google akan otomatis menunjukkan di pencarian itu berapa ongkos ke tempat kerja.

Android P agaknya juga berusaha mengatasi kecanduan orang pada smartphone. Ada fitur dashboard Digital Welbeing yang menunjukkan seberapa lama pengguna mengakses ponsel dan aplikasi apa yang paling banyak dilihat.

Jika merasa 'ngeri', maka pengguna bisa membatasi waktu memakai aplikasi dengan App Timer. Tak ingin diganggu notifikasi, cukup balikkan ponsel dengan layar ke bawah dan otomatis langsung silent.

Serta ada Wind Down, yang mengaktifkan Night Light dan Do Not Disturb, kemudian memudar layar menjadi grayscale sebelum tidur. (afr/afr)


Sumber: inet.detik
PT. Rifan Financindo
 

Wednesday, October 31, 2018

Tragis, Polusi Udara Tewaskan 600 Ribu Anak Setiap Tahun



PT.rifan Financindo -  Polusi udara bukan lagi permasalahan satu atau dua negara, namun kini menjadi masalah hampir berbagai negara di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa sekitar 93 persen atau 1,8 juta anak-anak di bawah 15 tahun di dunia menghirup udara berpolusi, dan tiap tahunnya diperkirakan 600 ribu di antaranya meninggal akibat infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh polusi udara.

"Polusi udara meracuni jutaan anak dan menghancurkan hidup mereka. Ini tidak bisa dimaafkan. Tiap anak berhak untuk bernapas dengan udara segar dan bersih sehingga mereka dapat tumbuh dan mengembangkan potensial mereka," kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO, dalam pernyataan resminya.

Anak-anak bernapas lebih cepat sehingga mudah menyerap dan menjadikan mereka rentan terhadap efek dari polusi udara.Udara yang berpolusi dapat menyebabkan mulai penurunan kecerdasan hingga obesitas, infeksi telinga, kanker anak, asma, fungsi paru yang melemah, pneumonia, dan beberapa jenis infeksi pernapasan akut.

Dr Maria Neira, kepala determinan kesehatan lingkungan, menyebutkan adanya penemuan utama yang mengkhawatirkan termasuk bukti polusi juga menyebabkan kelahiran mati dan prematur, serta penyakit yang terbawa ke masa dewasa, seharusnya mengarah pada perubahan kebijakan secara global.

"Yang penting juga adalah masalah perkembangan saraf (neuro-development) ini. Bayangkan anak-anak kita akan memiliki IQ kognitif yang rendah. Kita berbicara tentang menempatkan risiko generasi baru memiliki penurunan IQ. Ini bukan hanya hal yang baru namun juga sangat-sangat mengagetkan," ujarnya.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para orang tua untuk mengurangi hal ini, seperti mengurangi penggunaan bahan bakar berpolusi untuk memasak, memanaskan, atau penerangan (seperti kayu bakar, misalnya) dan tidak merokok. Dan lagi, sebagian besar negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin menjadi lokasi dengan polusi udara terburuk.

Baru-baru ini, saat perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta, Greenpeace Indonesia menyebut kualitas udaranya sangat buruk. Parameter udara dikatakan berada dalam PM2.5 dan sangat tidak sehat, di mana WHO menyebut 98 persen balita di negara berkembang terpapar dengan kualitas udara ini.

Sumber: health.detik
PT. Rifan Financindo.

Tuesday, October 30, 2018

Begini Suasana Pencarian Korban Lion Air JT 610 Hari Ini






PT. Rifan Financindo - Pencarian korban dan bangkai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat kembali berlanjut hari ini. Sejumlah kapal terlihat mulai lalu lalang untuk melakukan pencarian.

Pantauan detikcom dari atas KR Baruna Jaya I di Perairan Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018) pukul 07.00 WIB, tim gabungan mulai bersiap melakukan pencarian. Cuaca di lokasi terlihat berawan dan ombak di perairan Karawang terlihat cukup tenang.

Belum terlihat puing-puing atau korban dari pesawat yang jatuh tersebut. KR Baruna Jaya sendiri saat ini sedang memutari lokasi untuk mencari koordinat pesawat yang jatuh.

Kapal ini sendiri membawa sejumlah peralatan canggih untuk membantu proses pencarian pesawat Lion Air JT 610. Salah satunya Remote Operated Vehicle (ROV) Seaeye Falcon DR, yang bakal digunakan untuk mengambil video dari dasar laut. 

Lion Air JT 610 jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/10) pukul 06.33 WIB. Pesawat rute Bandara Soekarno-Hatta-Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung itu disebut sempat meminta return to base atau kembali ke bandara.

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab jatuhnya pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 ini. Ada 189 orang yang berada di dalam pesawat



Sumber: news.detik
PT. Rifan Financindo

Monday, October 29, 2018

8.212 Kelurahan Dapat Dana Kelurahan Tahun Depan


Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) dewan perwakilan rakyat (DPR) telah menyetujui alokasi dana kelurahan masuk dalam postur RAPBN tahun 2019.

Dana kelurahan yang aktif pada tahun depan ini masuk ke dalam Dana Alokasi Umum (DAU) dengan anggaran sebesar Rp 3 triliun.


Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka mengatakan, pagu anggaran dana kelurahan yang sebesar RP 3 triliun akan disebar ke seluruh kelurahan yang ada di Indonesia.




"Dana kelurahan yang dialokasikan melalui tambahan DAU sebesar Rp 3 triliun ini akan dialokasikan kepada 8.212 kelurahan yang ada di seluruh kabupaten/kota," kata Putut saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (26/10/2018).



Putut menceritakan, dana kelurahan ini akan menjadi kewenangan pemerintah daerah sebagai mana seperti yang diatur oleh PP Nomor 17 Tahun 2018.


Dengan adanya alokasi dana kelurahan ini, pemerintah pusat, kata Putut berharap bisa dimanfaatkan Pemda untuk kegiatan prioritas infrastruktur dasar.



"Sehingga tambahan DAU ini adalah sebagai dukungan bagi Pemda untuk menyediakan pendanaan bagi kelurahan," jelas dia.

Sumber: finance.detik
PT. Rifan Financindo

Friday, October 26, 2018

Organisasi Dunia Puji Keseriusan Yogyakarta Melestarikan Batik


PT. Rifan Financindo - Presiden dari World Craft Council – Asia Pacific Region (WCC – APR), Dr. Ghada Hijjawi-Qaddumi mengapresiasi keseriusan Jogja untuk mempertahankan gelar Kota Batik Dunia yang disematkan sejak 2014 lalu. Hal itu ditunjukkan melalui penyelenggaraan acara akbar dua tahunan Jogja International Batik Biennale (JIBB) dan pertisipasi aktif dalam pameran berkala internasional lainnya.
Ghada mengatakan hanya Jogja yang punya usaha lebih untuk mempertahankan gelar empat tahunan ini. Yakni dengan mengadakan JIBB dan memasukkannya dalam kalender tahunan sebagai pengingat. Ghada menilai diadakannya JIBB juga merupakan indikasi masyarakat Jogja maupun pemerintahannya terus aktif melestarikan bahkan terus mengembangkan batik sebagai salah satu kerajinan yang telah mengakar dalam budaya bangsa sejak lama.
“This is a jenius decision,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan untuk membuka secara resmi gelaran JIBB 2018 di Pagelaran Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Rabu (3/10/2018). Ghada menuturkan melalui gelaran JIBB 2018, seluruh pihak baik pengrajin batik, organisasi, pemerintahan sebagai pemangku kepentingan, bahkan seluruh masyarakat dapat terlibat dalam mengembangkan dan mempromosikan batik sebagai salah satu kebanggan nasional. Sekaligus mempromosikan Jogja sebagai Kota Batik Dunia.

Thursday, October 25, 2018

Eko Sugeng Barista Tanpa Lengan di Gunungkidul


Kondisi difabilitas, tak membuat Eko Sugeng (34) pantang menyerah untuk berkarya. Meski kedua lengannya diamputasi, Eko kini menjadi barista yang lihai meracik kopi untuk pelanggannya. 


Ditemui saat melayani pembeli di salah satu stan acara temu inklusi #3 di Lapangan Plembutan, Playen, Gunungkidul, Eko menceritakan awal mula kedua tangannya diamputasi dan perjalanannya hingga menjadi seorang barista.


Diceritakan warga Ngaglik Sleman ini harus diamputasi pada tahun 2002 silam. Berawal saat ia membantu sanak saudaranya memperbaiki antena, lengan Eko tersengat listrik.


"Pas memperbaiki antena itu saya kena sengatan listrik, saat itu usia 18 tahun. Setelah dirawat, dokter menyarankan agar kedua tangan saya diamputasi," katanya saat ditemui detikcom di Lapangan Plembutan, Playen, Gunungkidul, Rabu (24/10/2018).


Karena demi kebaikannya sendiri, akhirnya kedua tangan Eko pun diamputasi. Pria yang tampak santai berbincang sambil meracik kopi ini melanjutkan kisahnya, setelah kedua tangannya diamputasi ia harus menyesuaikan kondisinya dengan lingkungan dan memulai aktivitas meski mengalami keterbatasan fisik.


Untuk melatih kemampuan dan menyesuaikan dengan kondisi fisiknya, Eko pun tinggal di asrama Yakkum. Di asrama itulah ia mulai berlatih dan akhirnya terbiasa hidup mandiri dengan keterbatasannya. Diungkapkannya, selama tinggal di asrama tersebut, hampir setiap hari Eko menyambangi sebuah kedai kopi bernama cupable coffee.


"Hampir setiap hari minum kopi di kedai itu (Cupable coffee), yang punya kedai tanya 'Mengapa tidak jadi penyaji kopi saja?'. Dan tak lama kemudian saya dapat pelatihan dari salah satu NGO (Non Government Organization) yaitu Asian Foundation," katanya.


"Setelah dilatih, saya sama 7 orang lainnya dikenalkan tentang seluk beluk kopi, bertukar pikiran dengan barista di Yogya bahkan kami live in (dengan) petani di Suroloyo, Kulon Progo untuk tahu bagaimana cara memelihara kopi," lanjutnya.
Setelah memperoleh keterampilan dalam hal menyeduh kopi tersebut, Eko memutuskan untuk menjadi seorang barista. Diakuinya, ia belum lama menjadi seorang barista dan masih terus meningkatkan kemampuannya. Kendati demikian, saat ini Eko telah bekerja di cupable coffee.

"Baru setahun terakhir ini jadi barista, kalau istri sehari-hari jual beli online. Ya hasilnya lumayan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari," katanya.

Kendati demikian, Eko mengaku saat ini masih terganjal masalah kepemilikan sertifikat sebagai seorang barista. Menurutnya, sertifikat secara tertulis itu sangat diperlukan untuk keberlangsungan karirnya ke depan.

"Mimpi saya sama 7 orang teman saya yang ikut pelatihan barista ingin punya kedai kopi sendiri, dan itu perlu sertifikat dulu. Tapi kita yakin bisa mendapatkannya dengan dengan terus bekerja keras," pungkasnya

Sumber: news.detik
PT Rifan Financindo




Wednesday, October 24, 2018

Ikuti WhatsApp dan Instagram, Pendiri Oculus Hengkang dari Facebook



Facebook kembali ditinggal pejabat teras salah satu divisinya. Setelah duo co-founder Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, kali ini giliran co-founder Oculus yakni Brendan Iribe yang hengkang dari Facebook. Iribe telah mengonfirmasi kemundurannya pada Senin (23/10/2018). Sumber internal mengatakan bahwa alasan Iribe meninggalkan Facebook adalah persaingan tidak sehat yang dilakukan perusahaan jejaring raksasa itu


Sang sumber mengistilahkan persaingan itu "race to the bottom", yakni kondisi di mana perusahaan cenderung memotong boaya kompetisi dengan mengorbankan standar kualitas atau kemanan pekerja, menentang regulasi atau menggaji pekerja dengan upah rendah. Dalam kasus mundurnya Iribe, Facebook disinyalir menghendaki peningkatan jumlah pengguna Oculus  virtual reality (VR) sebanyak mungkin, tapi dengan mengorbankan pioritas untuk memberikan pengalaman VR yang berkualitas tinggi. Meski demikian, layaknya Systrom dan Krieger, Iribe juga menuliskan salam perpisahan dengan bahasa yang lebih diplomatis. "Bekerja bersama orang-orang bertalenta di Oculus dan Facebook telah menjadi pengalaman paling transformatif dalam karir saya," tulis Iribe. "Kesuksesan Oculus hanya terwujud karena kerja keras tim yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih ke semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan yang luar biasa ini," lanjutnya. Oculus memulai debutnya melalui kampanye Kickstarter tahun 2012 silam. Kemudsian diakusisi Facebook tahun 2014 dengan nilai akusisi 2 miliar dollar AS kala itu.  Sebelum Iribe, pendiri sekaligus kreator Oculus, Palmer Luckey, lebih dulu hengkang dari Facebook, tepat tiga tahun setelah diakuisisi. Oculus Rift adalah salah satu headset yang dikembangakn Oculus VR di bawah Facebook dan dirilis tahun 2016. Pada tahun yang sama dengan kepergian Luckey, pendiri WhatsApp Brian Acton meninggalkan Facebook, disusul rekannya sesama co-counder WhatsApp, Jan Koum, pada awal 2018. Seperti Oculus, Instagram dan WhatsApp merupakan perusahaan yang dicaplok oleh Facebook.  Bagaimana dengan masa depan Oculus? Dengan mundurnya Iribe, masa depan game Oculus VR Rift meninggalkan pertanyaan. Diketahui, tim Oculus sedang menggodok sekuel Rift 2 saat ini. Dari laporan Trusted Reviews sebagaimana KompasTekno rangkum, Selasa (23/10/2018), Facebook mengatakan proyek Rift 2 tak lantas berhenti karena mundurnya Iribe. Mereka hanya mengatakan belum siap membicarakan proyek tersebut. "Kami belum siap membicarakan versi Rift selanjutnya, tapi PC VR masih menjadi kategori yang kami investasi. (Proyek) itu masih menjadi strategi kami," jelas pihak Facebook. Facebook juga menambahkan bahwa Nate Mitchell akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan tim Rift/PC sepeninggal Iribe. Kembali ke Iribe, dalam pengumumannya ia mengatakan akan beristirahat setelah berkarir selama 20 tahun, untuk melangkah ke babak baru dalam karirinya. Iribe resmi mundur setelah meluncurkan Oculus Go. Sesuai namanya, Oculus Go menyasar kelas menengah untuk memberikan pengalaman VR. Oculus akan mulai memasarkan headset baru Oculus Quest tahun depan dengan banderol 399 dollar AS (sekitar Rp 6 jutaan). Oculus Quest digadang menjadi alternatif tengah antara Oculus Go dan Oculus Rift. Strategi ini dianggap sebagai langkah Facebook yang hanya fokus menarik konsumen awam daripada meningkatkan performa peraangkat.

Sumber: tekno.kompas
PT.Rifan Financindo